Kebiasaan Warga Membuang Kucing

Ini Diduga Alasan Warga Pilih Buang Kucing ke BPTU HPT Pelaihari

diduga penyebab warga membuang kucing ke kantornya karena salah mengartikan BPTU HPT.

Ini Diduga Alasan Warga Pilih Buang Kucing ke BPTU HPT Pelaihari
kolase Banjarmasinpost
Papan larangan membuang kucing dipasang BPTU-HPT Pelaihari 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dibalik alasan banyaknya warga yang membuang kucing ke kantor Kantor Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU HPT) Pelaihari di Desa Sungai Jelai Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan diduga ada alasan menarik menyebabkan warga senang membuang kucing ke tempat itu.

Selain karena lokasinya yang sepi, juga masih kurangnya pemahaman masyarakat akan tugas BPTU HPT.

Kasubag TU BPTU HPT Pelaihari, Any Sukensi, Jumat (24/5/2019) mengatakan, diduga penyebab warga membuang kucing ke kantornya karena salah mengartikan BPTU HPT.

"Mungkin menurut mereka BPTU HTP itu tempat pemeliharaan semua hewan, padahal kami hanya pembibitan ternak, sapi, kambing, itik, dan ternak lain bukan semua binatang dipelihara di sini," jelasnya.

Baca: Perusuh Dibayar Rp 300 Ribu, Polisi Amankan 300 Orang Terkait Rusuh Jakarta 21-22 Mei

Baca: Mengenang Almarhum Ustadz Arifin Ilham, Masa Muda Selalu Salat di Masjid Sabilal Muhtadin

Baca: Klarifikasi Luna Maya Tak Sebut Nama Syahrini Meski Sepanggung di Shopee, Karena Istri Reino Barack?

Ia pun menyayangkan sikap pembuang kucing ke kantor BPTU HPT yang sengaja memilih kantor tersebut. Terlebih kawasan sepi tak hanya ada di sekitar kantor BPTU HPT.

"Kalau daerah sepi, di Kabupaten Tanahlaut ini kan banyak, tapi aneh juga kok ke BPTU HPT," sebutnya.

Ia pun menjelaskan bahwa tugas BPTU HPT adalah membibitkan hewan ternak unggul misalnya itik khas Kalsel, dan sapi unggul serta kambing unggul. Sementara hewan lain yaitu hewan peliharaan misalnya anjing dan kucing tak menjadi tugas mereka untuk pemeliharaan ataupun pembibitan.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved