Berita HSS

Polres HSS Sediakan Pos Pelayan dan Pos Pengamanan Lebaran 2019, Titik Rawan Ada di Lokasi Ini

Dalam rangka Operasi Ketupat Intan 2019, mulai 29 Mei sampai 10 Juni Polres Hulu Sungai Selatan membangun Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan Lebaran 201

Polres HSS Sediakan Pos Pelayan dan Pos Pengamanan Lebaran 2019, Titik Rawan Ada di Lokasi Ini
Istimewa
Polres HSS Sediakan Pos Pelayan dan Pos Pengamanan Lebaran 2019, Titik Rawan Ada di Lokasi Ini 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Dalam rangka Operasi Ketupat Intan 2019, mulai 29 Mei sampai 10 Juni Polres Hulu Sungai Selatan membangun Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan Lebaran 2019.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlkantas) Polres HSS AKP Apriansa, kepadabanjarmasinpost.co.id, Jumat (24/5/2019) menjelaskan, pos tersebut berlokasi di empat titik, yaitu Pos pelayanan di Desa Angkinang Selatan, atau Pakumpaian, Kecamatan Angkinang, Pos Pengamanan di Desa Tanuhi, Kecamatan Loksado, Pos Terpadu di depan Gedung MTQ Kandangan, serta Rest Area di depan Masjid Al Ahdal kilometer 8 Kecamatan Sungai Raya.

Kasatlantas mengatakan, pos-pos pelayanan dan pengamanan tersebut bisa dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat, bagi yang melakukan perjalanan jauh.

Dia pun mengimbau, agar para sopir baik angkutan umum maupun pribadi yang melintasi jalan raya nasional maupun provinsi agar tak memaksakan diri mengemudi atau mengendara, dalam kondisi lelah, karena berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Manfaatkan posko pelayanan untuk numpang istirahat. Setelah badan fit lagi, baru mengemudi atau mengendara lagi," katanya.

Dijelaskan, biasanya puncak arus mudik terjadi pada H min dua dan H min satu. Para pengendara juga diimbau agar menaati aturan berlalu lintas serta mematuhi rambu-rambu di jalan raya. Sedangkan masyarakat yang tinggal di pinggir jalan raya, juga diminta berhati-hati saat menyeberang jalan.

Baca: BERLANGSUNG! Siaran Langsung Indosiar Barito Putera vs Madura United Liga 1 2019, Cek Vidio.com

Baca: NEWSVIDEO - Keracunan Makanan, Puluhan Warga Kecamatan Pulau Petak Kapuas Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca: Hati-hati Jalur Mudik Arah ke Kotabaru Rawan Kecelakaan, di Desa Jorong Banyak Jalan Berlubang

"Khusus untuk di Sungai Raya, banyak terdapat jalan desa yang terhubung ke jalan raya. Kadang tidak kelihatan, oleh pengemudi dari Arah Banjarmasin Kandangan, atau sebaliknya, sehingga rawan terjadi kecelakaan," katanya.

Untuk pengendara dari jalan desa yang hendak keluar menuju jalan raya, juga dingatkan agar hati-hati saat hendak berbelok atau menyeberang jalan dengan kendaraan bermotornya.

"Sebab, banyak ditemukan keluar dari simpang jalan kecil ke jalan raya, tak menengok kanan kiri, langsung keluar. Padahal di jalan nasional tersebut melintas mobil atau sepeda motor dengan kecepatan tinggi. "Jika semuanya menaati aturan berkendara, kecelakaan bisa diminimalisir," kata Apriansa.

Sementara itu, untuk titik rawan kecelakaan lalu lintas, menurut Kasatlantas yang sering terjadi kecelakaan adalah di jalan nasional Sungai Raya, tepatnya di depan Puskesmas setempat. Titik tersebut harus diwaspadai, karena kondisi jalan tak memiliki bahu jalan buat menepi, jika ada mobil angkutan berbadan besar mengalami ban bocor. Dampaknya, separuh badan jalan digunakan mobil angkutan besar untuk parkir.

Selain di Sungai Raya, titik rawa lainnya adalah Desa Angkinang, Pakumpaian, di mana banyak warung makan dan pengendara sering mampir dan memarkir mobil sehingga menempati separuh badan jalan.

"Di lokasi ini rawan macet," kata Kasat Lantas.

Titik rawan lainya, adalah jalur Padang Batung-Loksado, tepatnya desa Mawangi, yang menjadi akses ke objek wisata Tanuhi dan Loksado. Di sana terdapat badan jalan yang longsor sepanjang 15 meter, lebar lima meter dengan kedalaman 10 meter. Jalan tersebut meruakan jalan provinsi. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved