Berita Kalteng

Delapan Pasien Keracunan Massal Sudah Sehat dan Diperbolehkan Pulang dari RSUD Kuala Kapuas

Pada umumnya kondisi pasien diduga keracunan makanan yang dirawat di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas kondisinya sudah mulai membaik.

Delapan Pasien Keracunan Massal Sudah Sehat dan Diperbolehkan Pulang dari RSUD Kuala Kapuas
tribunkalteng.com/fadli SR
Pasien yang dirawat di gazebo RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Pada umumnya kondisi pasien diduga keracunan makanan yang dirawat di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas kondisinya sudah mulai membaik.

Namun demi pemulihan masih perlu menjalani perawatan di rumah sakit. Hanya sebagian yang baru boleh pulang dari ratusan pasien yang kini menjalani perawatan.

Hingga, Sabtu (25/5/2019) sekitar pukul 12.24 WIB, total pasien yang masuk ke RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas berjumlah 254 orang.

Berdasarkan informasi didapat, dari 254 pasien yang masuk dan menjalani perawatan di rumah sakit itu terdiri dari 128 orang laki-laki dan 126 perempuan. Dirincikan berdasarkan kategori usia, anak-anak ada 93 orang dan 161 orang dewasa.

Tim medis bekerja satu padu dalam melayani pasien Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan massal. Sejak pagi hingga bertemu pagi, tetap siaga melakukan tugasnya.

Baca: Direktur RSUD dr H Soemarno: 254 Pasien Keracunan Massal yang Dirawat di RSUD Kuala Kapuas

Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr Agus Waluyo mengatakan hingga saat ini semua pasien bisa ditangani dengan baik oleh pihaknya di rumah sakit.

"Belum ada pasien yang sampai harus dirujuk, semua bisa kami tangani. Delapan pasien pun sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik," ungkap dr Agus Waluyo.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Narahan Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas, diduga keracunan makanan usai menyantap sajian buka puasa bersama yang diadakan di Masjid Nurul Istiqomah, Handel Simpang Aya, Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kamis (23/5/2019) petang.

Makanan apa yang disantap? Keterangan dari beberapa warga yang dijumpai di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, mereka saat buka puasa itu makan nasi bungkus, telor masak habang (merah).

Keterangan sejumlah warga, gejala keracunan makanan mulai dirasakan para saat jam sahur dinihari kemarin. Gejala yang dirasakan mulai pusing, perut mual dan sakit hingga muntah-muntah dan mencret.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved