Pemilu 2019

KPU Kota Banjarmasin Persiapkan Pemilukada 2020, Segini Usulan Anggarannya

Rangkaian penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif Tahun 2019 telah usai digelar walaupun meninggalkan duka

KPU Kota Banjarmasin Persiapkan Pemilukada 2020, Segini Usulan Anggarannya
wartakota
Tinta Pemilu saat pencoblosan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rangkaian penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif Tahun 2019 telah usai digelar walaupun meninggalkan duka mendalam karena gugurnya sejumlah penyelenggara ad hoc.

Namun tak berselang lama, Tahun 2020, Kalimantan Selatan (Kalsel) termasuk Kota Banjarmasin kembali akan menggelar Pemilu untuk memilih Calon Kepala Daerah.

Kota Banjarmasin menjadi salah satu daerah yang akan gelar Pilkada Tahun 2020 dari total 270 daerah lainnya yang juga akan gelar Pemilukada.

Persiapan awal berupa pengalokasian dana Pemilu 2020 pun sudah sedikit demi sedikit dimulai.

Dijelaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin, Gusti Makmur, pihaknya sudah mengusulkan anggaran dana penyelenggaraan Pilkada 2020 di Kota Banjarmasin sebesar Rp 32 miliar.

Baca: Live RCTI! Jadwal Final Liga Champions 2018/2019 Tottenham Hotspur vs Liverpool, Momen Klopp

Baca: Jadwal & Cara Live Streaming Semifinal Piala Sudirman 2019 Indonesia vs Jepang, China vs Thailand

Dimana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah penyelenggara Pilkada juga akan berperan dalam Pemilu 2020.

Menurut Gusti Makmur, nilai tersebut sudah diusulkan dan disetujui Pemerintah Kota Banjarmasin.

Karena juga menggunakan dana daerah, menurutnya anggaran Pilkada Tahun 2020 akan diakomodir pada APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020.

Pasalnya persiapan penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 di Kota Banjarmasin akan mulai dipersiapkan pada Bulan September 2019.

Walau belum merincikan pengalokasian dana sebesar Rp 32 miliar tersebut, namun Gusti Makmur memperkirakan alokasi dana untuk keperluan logistik menjadi salah satu komponen yang paling besar memakan biaya.

Kertas suara menurutnya menjadi komponen fisik yang memerlukan biaya cukup besar untuk disiapkan dan juga memerlukan waktu sehingga harus direncanakan dengan baik.

"Kisaran 30 persen, bisa juga lebih. Masih perlu dibahas dengan Pemko," kata Gusti Makmur.

Karena hanya digelar untuk memilih Calon Kepala Daerah, nilai anggaran tersebut juga menurutnya secara umum jauh lebih kecil dibanding anggaran Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif Tahun 2019. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved