Bacaan Kesehatan Kenali Ragam Penyakit

Penyakit Stroke Tidak Memandang Usia, Simak Penjelasan Tentang Penyakit Penyebab Kematian Ini

Penyuluhan tentang penyakit stroke beberapa waktu lalu dilaksanakan oleh dr Muhammad Ichsan Safwannoor, Sp.S

Penyakit Stroke Tidak Memandang Usia, Simak Penjelasan Tentang Penyakit Penyebab Kematian Ini
banjarmasinpost.co.id/fadli setia rahman
Dokter Spesialis Saraf RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr Muhammad Ichsan Safwannoor, Sp.S saat berada di Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Kapuas 91,4 FM. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Penyuluhan tentang penyakit stroke beberapa waktu lalu dilaksanakan oleh dr Muhammad Ichsan Safwannoor, Sp.S selaku Dokter Spesialis Saraf RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.

Dijelaskannya dalam penyuluhan tersebut mulai dari penyebab, gejala, faktor risiko pencegahan dan pengobatan.

Dilansir dari website RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr M Ichsan Safwannoor, Sp.S saat penyuluhan menerangkan bahwa stroke adalah kerusakan jaringan otak yang disebabkan karena berkurangnya atau terhentinya suplai darah secara tiba-tiba, jaringan otak mati, tidak berfungsi.

Ada yang disebut stroke iskemik, yang disebabkan karena terjadi arteriosklerosis / darah terlalu kental, pembuluh darah otak tersumbat (karena lepasnya bekuan darah dari lokasi lain).

Lalu, stroke hemoragik, karena pecahnya pembuluh darah akibat dinding pembuluh atau anomali-anomali bawaan pada usia muda.

Baca: Ciri Malam Lailatul Qadar Menurut Quraish Shihab, Malam yang Dinanti Pada Ramadhan 1440 H/2019

Baca: Berbahaya Bagi Kesehatan, Kebanyakan Tak Ditakuti Perokok, Padahal Ini Fakta Mengerikan dari Rokok

Baca: Terpapar Gas Air Mata yang Bikin Pedih di Mata, Ini 11 Tips Mengatasinya

Berikut penjelasan penyebab,  gejala, faktor resiko dan pencegahan  serta pengobatan penyakit stroke  :

PENYEBAB :
- Pada kasus stroke remaja -> faktor genetika / keturunan
- Pembuluh darah rapuh, mudah pecah, kelainan
- Sistem darah (hemofilia, thalassemia) -. Keturunan
- Malas olah raga dan bergerak
- Banyak minum alkohol
- Sering makan makanan dengan kadar kolesterol jahat (Low Density Lipoprotein) yang tinggi. Misal : junk food, fast food
- Merokok
- Pengunaan narkotika & zat aditif
- Kurang istirahat
- Stress berkepanjangan

GEJALA
- Separuh badan terasa tebal, kesemutan, panas seperti terbakar
- Mulut mencong ke kiri / kanan
- Lidah mencong jika dijulurkan
- Bicara pelo / tidak jelas
- Sulit berkata-kata
- Sulit berjalan / berjalan dengan langkah kecil
- Kelopak mata sulit dibuka
- Gerakan tidak terkoordinasi
- Mendadak lumpuh setengah badan (kiri / kanan)
- Mendadak pingsan atau koma

FAKTOR RISIKO
- Hipertensi. Kenaikan 10 mmHg dapat meningkatkan risiko stroke sebanyak 30% -> faktor yang dapat diintervensi
- Arteriosklerosis, hiperlipidemia, merokok, obesitas, diabetes mellitus, usia lanjut, penyakit jantung, penyakit pembuluh darah tepi, hematokrit tinggi.
- Obat-obatan yang dapat meimbulkan addiksi (heroin, kokain, amfetamin), obat kontrasepsi, obat hormonal lain (terutama pada wanita perokok &/hipertensi)
- Kelainan hemoreologi darah (misal : anemia berat, polisitemia, kelainan koagulopati, & kelainan darah yang lain
- Beberapa penyakit infeksi, misal ; lues, rematik (SLE), herpes zooster

PENCEGAHAN
- Pola hidup sehat
- Olah raga teratur
- Hindari konsumsi makanan berkolesterol tinggi
- Cukup istirahat
- Kurangi stress

Halaman
12
Tags
Stroke
Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved