Berita Kesehatan

Terpapar Gas Air Mata yang Bikin Pedih di Mata, Ini 11 Tips Mengatasinya

Polisi yang bertugas saat itu mengamankan jalannya aksi akhirnya membubarkan kerumunan massa dengan melepaskan tembakan gas air mata.

Terpapar Gas Air Mata yang Bikin Pedih di Mata, Ini 11 Tips Mengatasinya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Anggota Brimob menembakkan gas air mata kearah massa di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Petugas kepolisian terus mendorong massa yang pendemo yang masih bertahan di Gedung Bawaslu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID  - Aksi bertajuk kedaulatan rakyat pada 22 Mei di depan gedung Bawaslu dan KPU berujung terjadinya kerusuhan.

Polisi yang bertugas saat itu mengamankan jalannya aksi akhirnya membubarkan kerumunan massa dengan melepaskan tembakan gas air mata.

Ya, gas air mata atau agen lachrymatory sering kali digunakan untuk menghalau kerumunan agresif sebagai pengontrol kerusuhan dan sebagai senjata kimia.

Zat yang dilepaskan dengan senapan gas ini untuk menghalau massa ini akan menyebabkan orang yang terkena asapnya seketika akan merasakan pedih pada mata dan efek lainnya.

Sebagai pengetahuan, gas air mata mengandung berbagai jenis senyawa seperti CS (chlorobenzylidenemalononitrile), CR, CN (chloroacetophenone), bromoacetone, phenacyl bromide, atau semprotan merica.

Baca: Sindiran Ria Ricis di Depan Raffi Ahmad Buat Nagita Slavina Menangis Bawa Rafathar

Baca: Syukuran Hasil Panen, Dayak Deah di Balangan Gelar Pare Gumboh Dayak Deah

Baca: Lihat Jagung di Balitra Telat Panen, Amran : Ini Kerjanya Gak Bener, Kasih Peringatan Semua

Karena zat-zat yang dikandungnya ini, gas air mata dapat  memicu peradangan pada selaput lendir mata, hidung, mulut, dan paru-paru.

Gejalanya termasuk sensasi panas terbakar di mata, produksi air mata berlebihan, penglihatan kabur, sulit bernapas,nyeri dada, air liur berlebihan, iritasi kulit, bersin, batuk, dan hidung berair.

Timbul pula perasaan tercekik, kebingungan dan disorientasi yang memicu kepanikan, kemarahan intens. Mereka yang menghadapi kontaminasi berat juga dapat menderita muntah dan diare.

Gas air mata dilepaskan dalam bentuk granat atau kaleng aerosol yang terpasang di ujung senapan gas dan ditembakkan dengan peluru kosong.

Oleh karena itu, kita mungkin mendengar suara tembakan kencang ketika pelatuk gas air mata dilepaskan. Jangan panik mengira kita ditembak peluru tajam. Ini tips yang bisa dilakukan jika menghadapi situasi demikian :

  1.  Segera mendongak ke atas ketika mendengar tembakan dan hindari berada di jalur yang sama dengan granat.
  2. Granat gas air mata sering meledak di udara, memuntahkan wadah logam yang akan melepaskan gas. Wadah   ini panas, jadi jangan menyentuhnya. Jangan mengambil tabung gas air mata yang tergeletak tak meledak, karena dapat meledak suatu saat dan menyebabkan cedera.
  3. Jika kita berada di luar, penangkal terbaik untuk masalah pernapasan ini adalah udara segar, dan waktu untuk segera menjauh.
  4.  Setelah berhasil lolos ke tempat aman dengan udara segar, efek gas akan mereda kurang lebih dalam waktu 10 menit.
  5. Jika memakai lensa kontak, segera lepaskan. Pertolongan pertama untuk mata adalah mencucinya dengan larutan saline steril atau air, sampai sengatan mereda.
  6. Awas, mengolesi dengan pasta gigi seperti selama ini sering diberitakan, adalah sama sekali tidak dianjurkan karena malah membuat bertambah parah.
  7. Jika tidak memiliki kacamata pelindung atau masker gas, Kita dapat menghirup udara di dalam baju kita sambil berlari mencari udara segar,  karena ada lebih sedikit sirkulasi udara di balik baju sehingga konsentrasi gas air mata akan lebih sedikit.
  8. Kesulitan bernapas dapat diobati dengan pemberian oksigen, dan dalam beberapa kasus bisa menggunakan obat asma.
  9. Jika mungkin akan terjebak dalam situasi yang rentan pelepasan gas air mata, misalnya memang berniat ikut atau menonton unjuk rasa, kita bisa  melakukan tindakan pencegahan dengan merendam bandana atau handuk kecil dalam jus lemon atau cuka, dan menyimpannya dalam sebuah kantong plastik.
  10. Kita dapat bernapas melalui kain yang diasamkan tersebut selama beberapa menit. Ini bisa memberikan cukup perpanjangan waktu untuk melarikan diri melawan arah angin atau mencapai  tempat yang lebih tinggi.
  11. Gunakan kacamata tukang las atau kacamata berenang yang super lebar ketika berniat ikut serta dalam unjuk rasa atau sekadar menonton. Kacamata pelindung adalah bantuan terbesar yang bisa Anda miliki. Anda dapat menggunakan kacamata renang jika kacamata khusus.(*)

Artikel ini telah tayang di GRIDHEALTH dengan judul Kandungan Gas Air Mata Bikin Pedih di Mata, Begini Cara Mengatasinya

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved