Berita Kabupaten Banjar

Dandim 1006 Martapura Ingatkan Jangan Bakar Hutan dan Lahan

Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banjar dan Banjarbaru tidak bisa hanya mengandalkan BPBD masing-masing daerah

Dandim 1006 Martapura Ingatkan Jangan Bakar Hutan dan Lahan
Humas Kodim 1006/Martapura
Dandim 1006/Mtp, Letkol Arm Siswo Budiarto mendampingi Mentan saat ke Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banjar dan Banjarbaru tidak bisa hanya mengandalkan BPBD masing-masing daerah, TNI dan insansi terkait, namun perlu peran serta masyarakat agar sadar tidak membuka lahan dengan membakar hutan.

Terlebih saat ini sudah memasuki kemarau disertai angin kencang sehingga rentan terjadi kebakaran. Selain itu, kebakaran permukiman juga patut diwaspadai, mengingat Kabupaten Banjar dalam satu bulan terakhir sudah sedikitnya dua kali terjadi kebakaran.

Diungkapkan Komandan Kodim 1006/Martapura Letkol Arm, Siswo Budiarto saat mendampingi Wa Aster Kasad yang melakukan kunjungan bersama Menteri Pertanian, Abrani Sulaiman beberapa waktu lalu di Barito Kuala beberapa waktu lalu.

"Saya minta dan mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan membakar kawasan hutan, sebab dimusim kemarau dan angin kencang saat ini rentan terjadinya kebakaran. Kesadaran masyarakat juga kami mintakan, tidak membuka lahan dengan cara membakarnya," katanya.

Baca: Jadwal Buka Puasa Hari ke 21 Ramadhan 1440 H Minggu (26/5) di Banjarmasin Jakarta Bandung & 32 Kota

Baca: Mulan Jameela Tuliskan Pesan Haru di Ulang Tahun Ahmad Dhani, Dul Jaelani Perlihatkan Foto Masalalu

Baca: Duka Paula Verhoeven Menjadi Istri Baim Wong Terungkap, Teman Raffi Ahmad dan Nagita Disebut Ini

Seperti tahun-tahun sebelumnya, TNI selalu membantu pemerintah dalam penanganan Karhutla, patroli terpadu personil Babinsa serta gencar mensosialisikan dan himbauan dititik yang dianggap rawan terjadinya kebakaran hutan atau lahan.

"Kami menyadari, Kabupaten Banjar merupakan daerah paling rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, oleh sebab itulah berharap tanpa bantuan dan kesadaran masyarakat, sulit kami mengatisipasi kebakaran," ungkapnya.

Pada Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Tahun 2019, dihalaman Kantor BPBD Banjar, Jalan Indrasari Martapura April 2019 lalu, Kepala BPBD Kabupaten Banjar, HM Irwan Kumar mengatakan, Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah yang mempunyai tingkat kerawanan yang tinggi terhadap bencana, baik itu kebakaran hutan maupun lahan, banjir, puting beliung, tanah longsor, kekeringan atau krisis air bersih dan gelombang air tinggi.

"Oleh sebab itu, kita semua harus lebih meningkatkan lagi kewaspadaan serta terus berupaya melakukan pencegahan terhadap potensi yang mungkin akan terjadi," katanya.

Penanggulangan bencana seperti amanat Undang-undang Nomor 24 tahun 2007 dan Perda Kabupaten Banjar No 18 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pelanggulangan bencana bukan menjadi wewenang pemerintah saja, akan tetapi juga menjadi tanggungjawab semua pihak, baik pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

Sehingga jika terjadi bencana, maka semua bersatu padu bergerak untuk membantu saudara-saudara yang terkena musibah maupun bencana. Kebakaran hutan dan lahan hampir setiap tahun terjadi, menimbulkan bencana asap yang berdampak buruk bagi kehidupan dan penghidupan masyarakat Kabupaten Banjar, terutama berdampak buruk bagi kesehatan seperti ISPA, terganggunya aktifitas lalulintas darat air maupun udara.

Sedangkan pada musim hujan rentan terjadi banjir, puting beliung dan tanah longsor. Maka, kesiapan semua dalam menghadapi bencana ini, sangat diperlukan bagaimana cara atau langkah-langkah antisipatif dalam rangka kegiatan pra bencana, baik itu mitigasi maupun kesiapsiagaan. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved