Berita HSS

Entaskan Kemiskinan dan Atasi Rentenir, Pemkab HSS Minta Masukan Ulama dan Habaib

Masalah itu dibahas pada pertemuan silaturahmi Wabup HSS Syamsuri Arsyad dengan para ulama, habaib serta tokoh masyarakat se- Kabupaten HSS.

Entaskan Kemiskinan dan Atasi Rentenir, Pemkab HSS Minta Masukan Ulama dan Habaib
HO/Diskominfo HSS
Silaturahmi Wabup HSS dengan ulama dan habaib di Pendopo HSS, di Kandangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pengentasan kemiskinan, salah satu program yang prioritas Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, pemerintah harus membuat program penanganan kemiskinan.

Masalah tersebut dibahas pada pertemuan silaturahmi Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad  dengan para ulama, habaib serta tokoh masyarakat se- Kabupaten HSS di Pendopo Kabupaten.

Wabup HSS, pada keempatan tersebut mewakil Pemkab HSS, pada kegiatan yang diselenggarakan MUI tersebut. Selain meminta masukan ulama, kegiatan tersebut juga dirangkai silaturahmi dan buka puasa bersama.

Wabup HSS mengatakan, salah satu dampak kemiskinan adalah terjebaknya masyarakat miskin dengan rentenir. Mereka terjerat utang, dengan bunga yang sangat memberatkan.

“Untuk itu kami mengajak masyarakat, memikirkan bersama dan memberikan dukungan, saran, dan masukan. Termasuk masukan dari para ulama dan tokoh masyarakat. Termasuk dukungan CSR perusahaan untuk mendukung program pemerintah daerah mengatasi kemiskinan sehingga masyarakat tak mampu tak lagi tergoda meminjam modal ke rentenir,”kata Syamsuri.

Baca: Safari Ramadhan Berakhir di Sungai Raya, Bupati HSS Sampaikan Terimakasih Kepada Masyarat

Sementara, untuk menyamakan persepsi  dijadwalka  Senin depan dilaksanakan rapat koordinasi kedua. Sebelumnya, dilaksanakan rakoor awal perihal yang sama, dengan tujuan mengatasi permasalahan pengentasan kemiskinan tersebut. Hasilnya, ditindaklanjuti dengan koordinasi di lapangan yang melibatkan para pendakwah,dan  tokoh masyarakat dalam menjaring informasi masyarakat yang benar-benar terjerat oleh rentenir.

“Termasuk yang berada di bawah garis kemiskinan sehingga penanganan dapat tepat sasaran,”kata Wabup. .Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua MUI  KH Muhammad Riduan Basri, atau Guru Kapuh,  Wakapolres HSS Kompol Arif Himawan. Pada kesempatan itu, dibacakan Maklumat Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Ulama, Habaib dan Tokoh Masyarakat seKabupaten Hulu Sungai Selata.

Isi maklumat, antara lain menyatakan bahwa Pemilu merupakan media permusyawaratan tertinggi dari rakyat, wadah penyaluran demokrasi sekali dalam lima tahun. Untuk itu. Semua pihak saling menghargai dan hormati keputusan politik rakyat. Juga menjaga dan mengawal proses politik atau tahapan pemilu tersebut sesuai mekanisme, dalam suasana damai, harmoni, aman  dan tertib demi kesinambungan pembangunan nasional.

Baca: Niat Majukan Ekonomi di Pesantren, IPI Kalsel Terus Gaet Bank Mandiri

Selain itu, para ulama dan habaib mengimbau masyarakat HSS agar memanfaatkan momentum Ramadhan untuk mencapai ketaqwaan kepada Allah SWT serta senantiasa berdo’a untuk bangsa dan Negara agar tetap kondusif, tentram, aman dan damai.  Selanjutnya, pempererat silaturrahim antar sesama anak bangsa, memperkokoh ukhuwwah islamiyah, ukhuwwah wathaniyah, ukhuwwah basyariyah, menjauhi saling fitnah, pertengkaran, perpecahan dan tindakan tercela lainnya serta terus saling memaafkan satu sama lainnya.

Tidak terpancing melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan peraturan dan per�undang-undangan, baik langsung maupun tidak langsung, karena hal itu bertentangan dengan ajaran agama. Selanjutnya, saling fastabiqul khairat, guna meningkatkan kekuatan ekonomi umat, agar dapat turut aktif dalam mengentaskan kemiskinan. Mengatasi ketimpangan berbagai hal serta mengejar ketertinggalan terhadap pengetahuan ilmu dan teknologi. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved