Berita Kalteng

Gubernur Kalteng Sugianto Tak Melarang ASN Mudik Pakai Modin, KPK: Jangan Pakai Fasilitas Dinas

Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran, memberikan toleransi kepada ASN di Kalimantan Tengah untuk mudik lebaran

Gubernur Kalteng Sugianto Tak Melarang ASN Mudik Pakai Modin, KPK: Jangan Pakai Fasilitas Dinas
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran, memberikan toleransi kepada ASN di Kalimantan Tengah untuk mudik lebaran membawa mobil dinas, namun tidak membawanya keluar Pulau Kalimantan.

Sugianto mengatakan, dia masih memberikan toleransi kepada ASN yang ingin mudik berlebaran di kampung halamannnya khususnya yang memang warga Kalimantan untuk membawa mobil dinas, terutama apabila memang tidak punya mobil pribadi.

"Saya sebagai gubernur tidak masalah soal mobil dinas itu dipakai atau tidak untuk mudik lebaran, namun saya hanya berpesan yang penting mobil dinas itu harus di jaga, sehingga bisa mendukung dalam pekerjaan pejabat," ujarnya.

Lebih jauh dia, mengatakan, dia mentelir untuk membawa mobil untuk ASN Kalteng yang berasal dari Kalsel atau Kalbar atau untuk pulang kampung, tidak masalah, tapi saya mohon dijaga, karena pegawai menggunakan itu cuma satu kali saja, dalam setahun silakan saja," ujarnya.

Baca: KPK Melarang, Ternyata Masih Ada Kepala Daerah yang Bolehkan PNS Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

Baca: ASN Kalteng Dilarang Menambah Cuti Sebelum & Sesudah Cuti Bersama. Sekda Ronda Saat Masuk Kerja

Baca: Momen Syahrini Tak Berkutik di Depan Ayah Reino Barack, Rosano Barack Sampai Tak Nafsu Makan Sahur

KPK Melarang

Menjelang Lebaran 2019, sejumlah kepala daerah melarang aparat sipil negara (ASN) menggunakan mobil dinas untuk mudik ke kampung halaman mereka.

Namun, sebagian kepala daerah mengizinkan ASN menggunakan mobil dinas dengan berbagai syarat. Salah satunya Gubernur Banten Wahidin Halim.

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengeluarkan surat edaran yang mengingatkan pimpinan di pusat maupun daerah.

Pimpinan diminta untuk mengimbau jajarannya untuk tidak menggunakan fasilitas dinas untuk keperluan pribadi jelang perayaan Lebaran 1440 H, seperti kendaraan dinas operasional untuk mudik.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, benturan kepentingan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat akan muncul jika fasilitas kedinasan digunakan untuk kepentingan pribadi saat Lebaran.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved