Ramadhan 1440 H

Masjid di Gambut Ini Tak Pernah Sepi Jamaah Menjadi Persinggahan para Musafir

Tak pernah sepi dari jamaah. Itulah Mesjid Besar Mujahidin, Gambut, Kabupaten Banjar, yang lokasinya memang strategis, yaitu di tepi Jalan Ahmad Yani

Masjid di Gambut Ini Tak Pernah Sepi Jamaah Menjadi Persinggahan para Musafir
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Mesjid Besar Mujahidin, Gambut, Kabupaten Banjar, yang lokasinya memang strategis, yaitu di tepi Jalan Ahmad Yani Km14,5. 

BANJARMASINPOST.CO.ID- Tak pernah sepi dari jamaah. Itulah Mesjid Besar Mujahidin, Gambut, Kabupaten Banjar, yang lokasinya memang strategis, yaitu di tepi Jalan Ahmad Yani Km14,5.

Masjid kebanggaan urang Gambut ini memang mudah disinggahi. Halamannya juga luas sehingga leluasa parkir sepeda motor maupun mobil.

Bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan atau musafir, masjid ini memang kerap menjadi tujuan beribadah sekaligus beristirahat.

Selama Ramadhan ini pula di tepi jalan depan halaman masjid ada pasar wadai, sehingga menambah ramai suasana terlebih pada sore hari.

Baca: Tanda Alam Malam Lailatul Qadar Selain Malam Ganjil di 10 Hari Terakhir Ramadhan 1440 H

Baca: SEBENTAR LAGI! Jadwal Waktu Buka Puasa (Azan Maghrib) 21 Ramadhan, 26 Mei 2019 Jakarta dan Lainnya

Baca: Mulan Jameela Tuliskan Pesan Haru di Ulang Tahun Ahmad Dhani, Dul Jaelani Perlihatkan Foto Masalalu

H Ahmad Syairani, Bendahara Masjid Mujahidin, menyatakan, di sini ta'mir Ramadhan kurang lebih sama dengan masjid lainnya.

Masjid ini berukuran lumayan besar, 30 x 30 m2. Tiang utama empat buah masih berdiri kokoh yang menandakan sudah tuanya masjid ini dibangun pada 1965-1966.

"Sudah 5-6 kali renovasi dan alhamdulillah bentuknya lebih nyaman dbanding sebelumnya," tukasnya.

Salah satu yang direnovasi adalah lantai. Lantai ini sebelumnya jika air pasang maka lantai masjid basah dan merepotkan jamaah.

"Makanya menanggulangi hal itu, lantai selalu dilapis. Kalau tidak salah sudah 4-5 keramik yang dilapis," ujarnya.

Sementara masjid yang tiap lebaran jamaahnya meluber hingga ke jalan raya ini, juga termasuk masjid yang mandiri.

Bermodal celengan Jumat dan celengan tetap harian, setiap minggunya belasan juta diterima sebagai order.

"Syukurnya kami tidak kesulitan dalam biaya operasional masjid dan biaya-biaya lain," tukasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved