Berita Tapin

Musim Kemarau, Dinkes Tapin Ingatkan Waspadai Penyakit Ini Agar Lebaran Tak Menderita Sakit    

Warga patut diwaspadai karena musim kemarau juga menimbulkan berbagai penyakit, di antaranya penyakit infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

Musim Kemarau, Dinkes Tapin Ingatkan Waspadai Penyakit Ini Agar Lebaran Tak Menderita Sakit     
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Errani Martin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU  - Musim kemarau saat melanda sebagai lahan pertanian di wilayah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.  

Warga patut diwaspadai karena musim kemarau juga menimbulkan berbagai penyakit, di antaranya penyakit infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA dan penyakut disentri atau diare.

Penyebab timbulnya penyakit ISPA ini ungkap Kepala Dinas Kesehatan kabupaten, Errani Martin karena penderita terpapar debu ataupun asap saat berada di luar ruangan atau luar rumah.

Sementara, penyakit diare timbulkan akibat perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat tidak terjaga. Itu mislanya mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi debu.

Baca: Pelaku Pedofilia Belasan Pelajar SD di Medan Akhirnya Tertangkap, Sembunyi di Luar Kota Medan

Bagaimana jika terserang penyakit Ispa dan diare.  Errani Martin menyebut gejala warga terserang penyakit Ispa itu merasa sakit di sekitar dada dan sulit bernafas. 

"Jika terserang Ispa dengan tanda-tanda terasa sesak dibagian dada dan sulit bernafas segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, yaitu Puskesmas dan pasien memakai masker jika berada di luar ruangan atau rumah," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, belum lama ini. 

Gejala terserang penyakit diare, Errani Martin menyebut apabila penderita dalam satu hari itu lebih dari tiga kali buang air besar.

Kemudian bentuk kotorannya tidak padat, apalagi hingga muntah sebaiknya segera mendatangi fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Tapin. 

Baca: Pelebaran Jalan Trans Kalimantan Batola, Pohon Perindang di Jalan Handil Bakti Mulai Ditebang

"Upaya awal jika terserang diare perbanyak meminum laruran gula garam atau oralit. Diare tidak menyebabkan kematian apabila segera dilakukan pergantian cairan yang keluar dengan memperbanyak meminum air oralit dan tidak lagi makanan dan minuman di sembarang tempat," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid) 

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved