Berita Banjarbaru

Satpol PP Banjarbaru Mediasi Warga yang Keluhkan Limbah Laundry di Jalan Kasturi

eberapa hari ini warga di Jalan Kasturi Rt.14 Rw 03 Kelurahan Sei Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan mengeluhkan terkait limbah cair yang masuk got

Satpol PP Banjarbaru Mediasi Warga yang Keluhkan Limbah Laundry di Jalan Kasturi
Satpol PP banjarbaru
Satpol PP Banjarbaru Mediasi Warga yang Keluhkan Limbah Laundry di Jalan Kasturi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Beberapa hari ini warga di Jalan Kasturi Rt.14 Rw 03 Kelurahan Sei Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan mengeluhkan terkait limbah cair yang masuk ke got warga.

Tentu hal ini tidak mengenalkan bagi warga, pasalnya limbah tersebut menggenang tanpa diatasi.

Hasilnya bau pun menyengat karena limbah itu. Usut punya usut limbah yang ke got tersebut adalah dari laundry yang berada di sekitar lokasi.

Muhammad warga setempat kemudian melayangkan protes tersebut ke Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) untuk menindak lanjutnya.

Dari laporan Muhammad tersebut kemudian Seksi Lidik Sidik Satuan Polisi Pamong Praja menuju ke lokasi dan memberikan tindakan.

Baca: Wakar yang Tenggelam di Sungai Barito, Adli Ansari Ditemukan Sudah Meninggal

Baca: Sikap Aurel Hermansyah Hingga Disebut Bos Kedua Oleh Karyawan Ashanty dan Anang Hermansyah

Baca: Nasib Rumah Rp 300 Miliar yang Ditinggalkan Istri SBY, Ani Yudhoyono Berobat ke Singapura

Ya, saat kesana petugas memang mendapati tentang limbah air cucian dari usaha Laundry yabv menggenang disaluran parit.

Pejabat Pegawai Negeri Sipil Satpol PP Kota Banjarbaru, Yanto Hidayat bersama Seksi Lidik Sidik yang dipimpin langsung oleh Kasi Syakir,SH beserta PPNS dan Staf ternyata mengaku ketika ke lokasi tidak langsung ke lokasi, Minggu (27/5/2019).

Namun pastinya terlebih dahulu melakukan kordinasi ke pihak kelurahan dan bertemu langsung dengan lurah setempat. Hendrawan.S.STP.

Setelah berkordinasi kurang lebih 30 menit maka dengan didampingi dari pihak kelurahan bagian Ekobang bersama sama turun kelokasi.

Ketika di lokasi Ketua RT Norkholis beserta warga yang terkait dengan dampak limbah air cucian Lauondry sudah menunggu dilokasi.

Diungkapkan dia, tim pun kemudian dilakukan dialog dan cek lapangan kemudian ada kesepakatan.

"Ya setelah ada pertemuan, kita sepakat dimana dari pihak usaha laundry bersedia untuk membuat sumur resapan limbah cairnya setelah usai lebaran tanggal dan waktu akan dituangkan dalam surat pernyataan," kata Yanto Hidayat.

Selain itu, dari pihak yang menutup saluran sebanyak dua orang juga bersedia untuk membuka kembali saluran yang ditutup setelah pihak usaha lauondry selesai membuat sumur resapan limbah dan juga akan dituangkan dalam surat pernyataan.

"Alhamdulillah Surat pernyataan akan ditandatangi oleh kedua belah pihak," kata dia. (banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved