Berita Banjarbaru

Sebanyak 250 Pehafal Alquran Diwisuda, KH Zarkasy Akui Sulit Cari yang Hafal 30 Juz Dalam 1 Bulan

Mendidik dan mencari pehafal Al-Quran sampai 30 juz, ternyata sulit. Hanya sedikit yang bisa smapai lulus full.

Sebanyak 250 Pehafal Alquran Diwisuda, KH Zarkasy Akui Sulit Cari yang Hafal 30 Juz Dalam 1 Bulan
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
KH Zarkasyi Hasbi, Lc selaku Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hijrah dan Pondok Modern Annajah Cindai Alus 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mendidik dan mencari pehafal Alquran sampai 30 juz, ternyata sulit. Hanya sedikit yang bisa smapai lulus full.

Buktinya dari program karantina Tahfiz Alquran An Nur, Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hijrah dan Pondok Modern Annajah Cindai Alus hanya ada enam yang hafal Alquran 30 juz.

Usai acara wisuda penghapaol atau hafiz Alquran, Minggu (26/5/2019) KH Zarkasyi Hasbi, Lc selaku Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hijrah dan Pondok Modern Annajah Cindai Alus menyampaikan, dari 250 peserta yang dikarantina, enam di antaranya berhasil menghafal 30 juz hanya dalam waktu satu bulan.

Dijelaskan ya dalam program karantina menghafal Alquran pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Karantina Tahfiz Nasional, Kuningan, Jawa Barat.

"Ada sembilan pembimbing yang datang dari luar daerah, untuk membimbing para hafiz selama di karantina. Ada dari Bali dan Jakarta. Mereka sangat tahu bagaimana metode cara cepat menghafal Alquran," jelasnya.

Baca: Niat Majukan Ekonomi di Pesantren, IPI Kalsel Terus Gaet Bank Mandiri

Dia mengungkapkan, selama dikarantina peserta setiap hari diminta menyetorkan hafalan juz. "Jadi yang di wisuda ini, ada yang ada hafal lima juz, 10 juz hingga 30 juz. Sesuai kemampuan menghafal mereka," ungkapnya.

Paserta karantina tahfiz sendiri datang dari berbagai daerah di Kalimantan. Ada dari Kalsel, Kalteng hingga Kaltim. "Alhamdulillah hingga di tahun ke tiga ini jumlah peserta terus meningkat," kata Zakarsyi.

Dia berharap, dengan semakin banyaknya hafiz di dunia membuat Alquran tidak mudah punah. "Kan banyak yang hafal, jadi Alquran tak mungkin bisa punah," katanya.

Salah satu yang hafal sampai 30 juz, adalah Abror. Ayahnya pun bangga kepada anaknya.

"Tadi sempat menangis terharu. Lantaran anak bisa hafal 30 juz Alquran," ucap Anto setiawan selaku ayah Abror.

Dia menyampaikan, sebagai orangtua dirinya sangat mendukung langkah anaknya yang berkeinginan menjadi hafiz. "Kami hanya bisa mendukung. Dengan ini dia sudah punya modal untuk melanjutkan sekolah agama yang lebih tinggi," paparnya. (banjarmasinpost.co.id/Lis).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved