Mereka Bicara

Aktivitas Tambang Batu Bara di Tebing Sungai, Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Tolong Ditertibkan

Pertambangan liar tersebut katanya mempunyai SK (surat kerja), tapi pertambangan tersebut tidak sesuai dengan UUD yang berlaku,

Aktivitas Tambang Batu Bara di Tebing Sungai, Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Tolong Ditertibkan
BANJARMASINPOSTGROUP/IBRAHIM A
Ilustrasi - Bendungan Pampain yang dekat dengan aktivitas tambang batu bara.

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kepada semua pihak yang berkaitan dengan pertambangan dan lingkungan. Dengan ini kami atas nama masyarakat Desa Rantau Bakula Kecamatan Sei Pinang Kabupaten Banjar melaporkan bahwa kami sebagai warga tidak terima adanya pertambangan batu bara liar yang sangat merugikan masyarakat, dan menguntungkan orang-orang sepihak saja.

Karena pertambangan liar tersebut kerjanya di tebing sungai yang mana sungai tersebut digunakan untuk kebutuhan hidup seperti untuk mandi, cuci dan untuk minum dan sebagainya. Sungai ini mengalir ke Pengaron, Martapura bahkan sampai ke Banjarmasin.

Pertambangan liar tersebut katanya mempunyai SK (surat kerja), tapi pertambangan tersebut tidak sesuai dengan UUD yang berlaku, dimana mereka menambang seenaknya, limbah-limbah pertambangan tersebut masuk ke dalam air dan merugikan masyarakat sekitar nya. Untuk itu kami mohon kepada para penguasa untuk menindaklanjutinya hingga tuntas, terima kasih.
082349887117

TANGGAPAN:
KEGIATAN Pertambangan Tanpa Ijin (PETI) di desa Rantau Bakula, akan kita check dulu. Kebetulan informasi ini baru dan tentunya akan kita telusuri siapa yang melakukan penambangan. Apalagi penambangan di tepi sungai, ini akan merusak lingkungan.

Kita tahu bahwa penambangan tanpa ijin selain merugikan negara juga akan terjadi kerusakan lingkungan, yang ini tidak disadari oleh penambang PETI. Yang penting saya untung dan tidak memikirkan dampak yang akan ditimbulkan sekarang atau kedepannya.

Kami mengetuk hati Nurani kepada penambang PETI. Untuk mencintai daerah ini jangan rusak daerah ini hanya untuk kepentingan pribadi. Anak cucu kita masih pengin hidup layak dengan lingkungan yang bersih dan sehat.

Sekali lagi, sayangi daerah ini, jangan biarkan kerusakan lingkungan semakin merajalela.
Mungkin ini yang bisa kami sampaikan, terima kasih.

Kabid Minerba ESDM Kalsel Gunawan Harjito
(istimewa)

BAMBANG HARJITO
Kabid Minerba Dinas ESDM Kalsel

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved