Kriminalitas Kalteng

BREAKING NEWS - Guru Honor di Kalteng Ditangkap Lantaran Menyebarkan Berita HOAX Menghina Presiden

Jajaran Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng mengamankan dua orang warga Kalteng yang selama ini terpantau aktifitasnya melakukan penyebaran HOAX

BREAKING NEWS - Guru Honor di Kalteng Ditangkap Lantaran Menyebarkan Berita HOAX Menghina Presiden
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Dua pelaku penyebaran kebencian dan penyebaran berita hoax saat diamankan petugas Ditreskrimsus Polda Kalteng, Senin (27/5/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Jajaran Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah mengamankan dua orang warga Kalteng yang selama ini terpantau aktifitasnya melakukan penyebaran berita hoax dan menyebarkan kebencian melalui media sosial, salah satunya berprofesi guru honor.

Dua orang tersebut adalah Hardianur (HR) pria berumur 23 tahun yang beralamat di Jalan Murjani Gang Kurnia RT001 RW008, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Palangkaraya,Kalimantan Tengah.

Selain itu, polisi juga mengamankan, Risnawati (Ris) seorang wanita berumur 34 tahun, yang tinggal di RT 030 RW 003, Kelurahan Kuala Pembuang 2 Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, yang selama ini berprofesi sebagai guru honor.

Kedua orang tersangka tersebut, hingga, Senin (27/5/2019) masih diamankan di Polda Kalteng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang secara intens melakukan aktifitas penyebaran kebencian dengan membuat meme, status atau gambar serta gambar yang berbau penyebaran kebencian dan penyebaran berita hoax melalui media sosial.

Baca: SESAAT LAGI! Jadwal Buka Puasa (Azan Maghrib) 22 Ramadhan, Senin 27 Mei 2019 Jakarta & Kota lainnya

Baca: Bhayangkara FC vs Barito Putera, Jakcsen F Tiago : Kemenangan Harga Mutlak

Baca: Bukan Natasha Wilona atau Aurel Hermansyah, Verrell Bramasta Pilih Ayu Ting Ting Jadi Istri

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Kalteng, Kombes Pol Adex Yudisman dan Kasubdit Cyber AKBP Agung Wahyu Nugroho, Senin (27/5/2019) mengungkapkan, kedua orang tersebut terpantau tim cybercrime Polda Kalteng secara rutin melakukan penyebaran berita hoax, maupun status penyebaran kebencian.

"Kami melakukan pemantauan melalui tim cybercrime Polda Kalteng, keduanya melakukan tindakan penyebaran kebencian melalui media sosial facebook, juga menyebarkan berita bohong, dan mereka adalah simpatisan partai tertentu, sehingga melakukan penghinaan terhadap presiden bahkan institusi dan pejabat kepolisian," ujarnya. banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved