Berita Kalteng

Jalan Penghubung Rawan, Dinas PUPR Kalteng Pastikan Perbaikan Jalan Tuntas Tahun 2019 Ini

Kerawanan Jalan penghubung Purukcahu- Kualakurun, yang banyak dikeluhkan warga yang tinggal di Murungraya, Gunungmas atau Palangkaraya.

Jalan Penghubung Rawan, Dinas PUPR Kalteng Pastikan Perbaikan Jalan Tuntas Tahun 2019 Ini
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Gorong-gorong yang ada di jalur Palangkaraya - Bukit Rawi amblas, setelah dihantam arus air yang kian deras, Minggu (15/2/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kerawanan Jalan penghubung Purukcahu- Kualakurun, yang banyak dikeluhkan warga yang tinggal di Murungraya, Gunungmas atau Palangkaraya, dan sekitarnya akibat jalan berbahaya bagi pengendara yang lewat, mendapat perhatian instansi terkait.

Kepala Dinas PUPR Kalimantan Tengah, Salahuddin, mengakui, memang jalan pada poros tersebut sangat rawan karena banyak titik-titik kerawanan dalam berkendaraan apalagi musim penghujan, karena kondisi jalan yang belum semuanya beraspal, sehingga licin.

Namun begitu dia, meyakinkan bahwa pembangunan jalan tersebut akan terus dilakukan dam ditargetkan dalam tahun 2019 ini pengerjaanya akan dituntaskan, agar jalan licin akibat tidak beraspal bisa segera di perbaiki dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara.

"Tahun ini pembangunan jalan tersebut akan dituntaskan, pembangunan atau perbaikannya, yang akan dilakukan oleh Balai dari Kementerian PU yang ada di Kalteng , dana secara keseluruhan untuk perbaikan jalan diperkirakan mencapai Rp1,4 triliun," ujarnya

Baca: Jalan Penghubung Puruk Cahu - Kuala Kurun Rawan Kecelakaan, Pemudik Was-was Melintas Saat Hujan

Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah dalam lebaran tahun 2019 ini, memfokuskan pemantauan enam jalur jalan saja, padahal jalan lainnya masih banyak yang rusak dan banyak dikeluhkan pengendaran yang ingin mudik berlebaran.

Salah satu jalan yang masih rusak dan belum tertangani adalah jalan penghubung antara Purukcahu (Murungraya) menuju Kualakurun (Gunungmas) yang saat hujan kondisi jalan becek, karena jalam tanah berubah jadi jalan berlumpur yang sulit dilalui kendaraan.

 "Kami dari Purukcahu jika ingin ke Palangkaraya, biasanya lewat Jalan Kualakurun, tapi memang jalannya rusak ketika musim penghujan, rawan kecelakaan, dan sulit ditembus kendaraan, jika jalan berubah jadi kubangan lumpur, kami berharap ini jadi perhatian perintah, kami susah mudik untuk lebaran di kampung," ujar Hadiansyah, salah satu warga Pala ngkaraya, Senin (27/5/2019).

Baca: Mudik ke Hulu Sungai, Waspadai Titik-titik Rawan Kecelakaan ini

Akses jalan Puruk Cahu–Kuala Kurun diijadikan masyarakat Murungraya (Mura) menuju Palangka Raya atau sebaliknya, karena lebih dekat daripada memutar lewat Kalsel atau lewat Buntok, Kabupaten Barito Selatan. Kondisi jalan tersebut sebagian sudah diaspal, namun di lapangan tetap saja jalur yang berbahaya dan sudah sering terjadi kecelakaan.

Jalan banjir, kendaraan antre lewat Bukit Rawi.
Jalan banjir, kendaraan antre lewat Bukit Rawi. (faturahman)

Kerawanan lewat jalan ini,  karena menanjak dan menurun dikelilingi tebing membuat ruas jalan tersebut sangat berbahaya untuk dilewati, karena jika kendaraan tidak hati-hati, saat hujan jalan licin kendaraan bisa nyungsep ke tebing dan masuk jurang.

"Sebagian kontruksi jalan berupa tanah dan bebatuan membuat tidak sedikit kendaraan slip dan terbalik karena jalan yang licin apalagi saat hujan. Ngeri memang untuk melintas jalan tersebut, jika tidak lihai mengambil jalur bisa berakibat fatal," ujar Sulaiman, salah satu sopir travel. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved