Banjarbaru Pemenang 2019

Wakil Wali Kota Melantik FORKOMNAS PMP3A Kota Banjarbaru

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani menghadiri dan melantik

Wakil Wali Kota Melantik FORKOMNAS PMP3A Kota Banjarbaru
Humas Pemko Banjarbaru
Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani menghadiri dan melantik Forum Komunikasi Partisipasi Masyarakat Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (FORKOMNAS PMP3A) Kota Banjarbaru Periode Tahun 2019-2021, Senin, (27/5). 

Program ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia dan sumber daya alam serta lingkungan untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat sejahtera dan bahagia untuk pembangunan masyarakat desa/kelurahan, dengan perempuan sebagai penggeraknya.

Melalui program P2WKSS di Kota Banjarbaru ini diharapkan dapat terselenggara untuk memberikan ruang kepada masyarakat khususnya bagi perempuan, untuk dapat membangun diriya sendiri, dalam bentuk mobilisasi dan pemanfaatan seluruh potensi yang difasilitasi oleh SKPD terkait yang ada di Kota Banjarbaru dan TP PKK Kota Banjarbaru.

Foto bersama usai pelantikan
Foto bersama usai pelantikan (Humas Pemko Banjarbaru)

Pemerintah Kota Banjarbaru tentunya sangat memberikan perhatian terhadap perkembangan dan kemajuan wanita dalam pemberdayaannya sehingga kesejahteraan keluarga dapat tercipta ditengah-tengah masyarakat Kota Banjarbaru.

Dan melalui sosialisasi program P2WKSS di Kota Banjarbaru dapat berjalan dengan baik untuk dapat meningkatkan status kesehatan perempuan, status pendidikan, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam usaha ekonomi produktif.

"Kita juga dapat menyadari bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan, dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas. Kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia juga masih sangat mencemaskan," katanya.

Ini menjadi gambaran bagaimana urgensi dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang muaranya tidak hanya cukup pada penanganan korban, tetapi juga upaya pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) pada 2016 mengeluarkan tiga program unggulan yang bernama “three ends”, yakni end violence against women and children (akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak), end human trafficking (akhiri perdagangan manusia) dan end barriers to economic justice (akhiri kesenjangan ekonomi).

Berdasarkan program tersebut, maka dibentuklah Forum Komunikasi Partisipasi Masyarakat Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (FORKOMNAS PMP3A).

Dibentuknya Forum Komunikasi Partisipasi Masyarakat Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (FORKOMNAS PMP3A) adalah sebagai wadah tempat berkumpulnya berbagai lapisan masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen partisipasi publik yakni organisasi profesi, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat, akademisi/lembaga riset, dunia usaha, dan media, dalam rangka ikut berpartisipasi menyelesaikan masalah-masalah terkait dengan program “three ends”.

Diharapkan dengan adanya Forum Komunikasi Daerah PMP3A, dapat menjadi wadah komunikasi dan sinergi penguatan perluasan partisipasi masyarakat kota banjarbaru untuk mengakhiri kekerasan perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia. Dan mengakhiri kesenjangan ekonomi perempuan.

Halaman
123
Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved