Berita Pelaihari

Empat Pencuri Sarang Burung Walet Dibekuk, Begini Kronologi Hingga Pelaku Ditangkap

Peristiwa pencurian dengan pemberatan sarang burung walet di Desa Kampung Baru RT 07 Kecamatan Pelaihari terungkap.

Empat Pencuri Sarang Burung Walet Dibekuk, Begini Kronologi Hingga Pelaku Ditangkap
Banjarmasinpost.co.id/Ibrahim Ashabirin
ilustrasi-Sarang burung walet 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Peristiwa pencurian dengan pemberatan sarang burung walet di Desa Kampung Baru RT 07 Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan Selasa (28/5/2019) pagi terungkap.

Empat pelaku berhasil diamankan yakni AH (45) asal Desa Binjai Tunggal HST berprofesi sebagai petani, kemudian HR (35) asal Desa Rantau Karuh HSU berprofesi sebagai supir, CR (40) asal Subang bekerja sebagai buruh, dan RS (38) asal Desa Paringi Timur Balangan bekerja sebagai buruh.

Menurut Kades Kampung Baru, I Wayan Suaste yang mengatakan pihak Polres sudah mengintai gerak gerik pencuri sejak subuh dan baru saat pagi hari warga pun geger.

"Sudah diintai sejak subuh memang," ujarnya.

Kanit SPKT II beserta piket fungsi Iangsung menuju ke TKP dan berhasil mengamankan pelaku yang berjumlah empat orang setelah menerima laporan warga.

Baca: Sidak Pusat Perbelanjaan Modern, Tim Keamanan Pangan Banjarmasin Dapati Daging Tanpa Izin Edar

Baca: Penyebab Rumah Rp 32 Miliar Muzdalifah Dikabarkan Dijual Terkait Fadel Islami? Nassar Komentar Ini

Baca: Gabung Komunitas Pecinta Sasirangan, Vivi Arinda Terkesan Buka Puasa Pertama

I Wayan Suaste menjelaskan pelaku diketahui masuk melalui pintu utama dengan cara merusak pintu dan mengambil sarang burung walet sebanyak kurang Iebih dua kilogram. Namun upaya pencuri berhasil digagalkan setelah keempat pencuri berhasil dibekuk saat pagi hari.

Akibat kejadian tersebut pemilik sarang walet yang diketahui milik Hj Suratin bersama warga keturunan Tionghoa mengalami kerugian Rp 17 juta.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti di awa ke Polres Tanahlaut untuk proses lanjutan.

Dari tangan pelaku kepolisian  berhasil mengamankan karung plastik warna putih berisi sarang burung walet dengan berat dua kilogram, tiga kunci gembok warna silver, besi ukuran 50 sentimeter dan sandal merek fladeo.

Baca: Rayakan Hari Jadi Ke-2, Family Jip Banjarbaru Gelar Bukber

Baca: Bukannya Itikaf untuk Dapatkan Lailatul Qadar, Lima Pria Ini Malah Gelar Judi di Musala SPBU

Sementara penjaga sarang burung walet yang dikabarkan meninggal karena tertindih tangga dipastikan meninggal karena sakit jantung saat terjadinya pencurian. Ia juga diketahui ikut terkurung bersama pelaku yang juga terkurung di gedung sarang burung walet.

Kasatreskrim Polres Tanahlaut AKP Alvin Agung Wibawa mengatakan saat ini pihaknya masih dalam pemeriksaan pelaku yang kini sudah diamankan Polres Tanahlaut.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved