Berita HST

Kedapatan Bawa Sabu Pria Pengangguran Asal Barabai Utara Diamankan Polisi

Kedapatan membawa paket sabu seberat 0,66 gram, AH, pria pengangguran berusia 37 tahun diamankan oleh Sat Res Narkoba Polres HST

Kedapatan Bawa Sabu Pria Pengangguran Asal Barabai Utara Diamankan Polisi
Humas Polres HST
AH tersangka kepemilikan sabu dibekuk Satres Narkoba Polres HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kedapatan membawa paket sabu seberat 0,66 gram, AH, pria pengangguran berusia 37 tahun diamankan oleh Satres Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah.

AH dijerat dengan  Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun  2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup dan minimal empar tahun penjara.

AH, merupakan warga Jalan Sarigading RT 05 RW 02 Kelurahan Barabai Utara Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah ditangkap saat berada di pinggir jalan raya yang juga berdekatan dengan kediamannya.

Penangkapan AH pada Senin tanggal 27 Mei 2019 pukul 23.10 Wita. Penangkapan bermula anggota Satuan Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Kemudian polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan AH.

Bahkan dari tangan AH ditemukan dua paket sabu yang dimasukan ke dalam bungkus rokok.

Baca: LIVE OChannel! Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Barito Putera via O Channel di Liga 1 2019

Baca: Head to Head & Prediksi Skor Chelsea vs Arsenal di Final Liga Europa Live di RCTI

Baca: Alasan Andre Taulany Kembali Mengisi Acara TV Setelah Vakum, Teman Sule Sebut Masalah Finansial

Tak hanya itu, satu unit telepon genggam dan sepeda motor dengan nomor polisi DA 6972 EH.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo, membeberkan penangkapan tersebut. 

AKBP Sabana mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan masyarakat sehingga peredaran narkoba di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat terungkap.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang mengetahui ada peredaran narkoba agar segera melaporkan ke polisi.

"Ya siapa pun harus menghindari narkoba. Karena itu sebuah pelanggaran. Yang terpenting orang terdekat juga ikut mengawasi keluarganya untuk tidak melakukan penyalahgunaan narkoba," pesannya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved