Berita Tanahbumbu

NEWSVIDEO : Pengerjaan Lapas Tanbu Mangkrak, Bagini Kondisinya

Rumput liar tumbuh segar mengelilingi bangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanahbumbu.

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Rumput liar tumbuh segar mengelilingi bangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanahbumbu. Bangunan kantor utama sudah berdiri, namun mangkrak karena belum dilanjutkan pekerjaannya.

Bangunan yang menyerap anggaran pusat belasan miliar, mangkrak belum dilanjutkan pekerjaan telihat pada bangunan tembok rencana blok lapas. Hanya sebagian sudah dikerjakan, itupun masih tahap pemasangan batako.

Sementara pantauan banjarmasinpost.co.id, bangunan utama (kantor) berdiri kokoh. Namun lantai bagian teras luar persis di bagian belakang bangunan di beberapa titik sudah mulai retak.

Selain cat bangunan mulai kusam, tidak kecuali paving di halaman depan bangunan utama mulai tampak bergelombang, tergenang air dan ditutupi belukar.

Baca: Bukan Sophia Latjuba, Gading Marten Dijodohkan dengan Cewek yang Dekat Ariel NOAH

Baca: Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Syamsudin Noor Diresmikan, Tapi Penumpang Masih Sepi

Baca: Kasatlantas Imbau Pemudik Waspadai Tiga Titik Kemacetan di Batola

"Sudah lama tidak dikerjakan, kayanya mangkrak," kata Ramlan salah seorang warga.

Senada diungkapkan Kepala Desa Saring Sungaibubu, Kecamatan Kusan Hilir Bustani. Bangunan Lapas dibangun di desanya, lama tidak dilanjutkan pekerjaanya.

"Iya mangkrak itu bangunannya," celetuk Bustani saat disinggung soal nasib bangunan Lapas tersebut.

Sementara itu, Kepala Lapas Kotabaru Suhartomo diminta konfirmasinya tidak menepis soal kondisi bangunan tersebut.

Menurut Suhartomo, pengerjaan akan dilanjutkan dan kini sedang proses pengajuan revisi petunjuk operasional kegiatan (POK) terkait perubahan peruntukan pembangunan.

Baca: Kode Cinta Ayu Ting Ting Saat Ivan Gunawan Posting Foto Macho, Teman Ruben Onsu Itu Saling Cinta?

"Kalau disetujui sudah siap dilelangkan. Semuanya sudah lengkap," jelas Suhartomo kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (28/5/2019).

Tidak bisa memastikan karena masih berproses, namun diperkirakannya paling tidak tahun 2020 sudah dioperasionalkan.

"Karena semua melalui mekanisme proses yang kita tidak bisa berdiri mandiri. Tapi melibatkan kantor wilayah dan pusat. Berharap 2020 sudah bisa operasional," katanya.(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved