Selebrita

Penyebab Ratna Sarumpaet Dituntut 6 Tahun Penjara Diungkap JPU Terkait Kasus Penyebaran Hoaks

Penyebab Ratna Sarumpaet dituntut 6 tahun penjara diungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus penyebaran hoaks.

Penyebab Ratna Sarumpaet Dituntut 6 Tahun Penjara Diungkap JPU Terkait Kasus Penyebaran Hoaks
Gita Irawan/Tribunnews.com
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax Ratna Sarumpaet tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pukul 08.11 WIB pada Selasa (2/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyebab Ratna Sarumpaet dituntut 6 tahun penjara diungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus penyebaran hoaks.

Ratna Sarumpaet kembali menghadapi sidang atas kasus penyebaran berita bohong atau hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Ya, Ratna Sarumpaet diagendakan untuk mendengar tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus penyebaran hoaks.

Dikutip dari Kompas.com, Ratna Sarumpaet mendapat tuntutan berupa hukuman penjara selama enam tahun.

Baca: Kemarahan Luna Maya Saat Syahrini Dinyinyiri Sosok Ini Seusai Istri Reino Barack Isi Acara Shopee

Baca: Perangai Maia Estianty Sebelum Diceraikan Ahmad Dhani Dibongkar Mantan Suami Mulan Jameela

Baca: Masa Lalu Lucinta Luna Dibongkar Ashanty, Nama Aslinya Juga Diungkap Istri Anang Hermansyah

"Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

"Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat," katanya.

Sekedar mengingat, Ratna Sarumpaet membuat heboh karena foto wajahnya yang lebam tersebar di dunia maya.

Ibunda Atiqah Hasiholan ini disebut sebagai korban penganiayaan kala itu.

Ratna mengakui bahwa dia telah berbohong menjadi korban penganiayaan. Wajah lebamnya bukan karena dianiaya, melainkan operasi plastik di klinik Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Berdasarkan tuntutan, Ratna Sarumpaet dinilai telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved