Berita Banjarmasin

10 Menit, 100 Bungkus Takjil Ludes, Ini Pesan Kamtibmas Polsek Utara Selama Mudik Lebaran

Ungkapan indahnya berbagi di bulan Ramadan, rupanya diwujudkan nyata oleh jajaran Polsek Banjarmasin Utara Kalsel, Rabu (29/5/2019) sore tadi.

banjarmasinpost.co.id/AR Abdul Gani
Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Ukkas M Kitta beserta jajarannya membagikan takjil di Jalan Brigjen Hassan Basry atau tepatnya Bundaran Kayutangi Banjarmasin Kalsel, Rabu (29/5/2019) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ungkapan indahnya berbagi di bulan Ramadan, rupanya diwujudkan nyata oleh jajaran Polsek Banjarmasin Utara Kalsel, Rabu (29/5/2019) sore tadi.

Menyasar Jalan Banjarmasin Brigjen Hassan Basry atau tepatnya Bundaran Kayutangi kota Banjarmasin, mereka pun menyambangi dan membagikan satu persatu takjil berbuka puasa kepada pengendara.

Tidak sampai di situ, reaksinya pun tak tanggung-tanggung terhadap para pengguna jalan. Pasalnya, hanya berselang sekitar 10 menit, sebanyak 100 bungkus takjil telah ludes diserbu masyarakat.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Ukkas M Kitta yang saat itu memimpin langsung pembagian takjil mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pihaknya untuk tetap menjaga tali silaturrahim antara polisi dengan masyarakat.

"Iya betul. Dan Alhamdulillah, pada pembagian takjil tadi animo masyarakat juga cukup tinggi," ungkap Kapolsek.

Baca: Kronologi Pembunuhan Mandor Sawit di Kotabaru, Pelaku Tersinggung Sering Ditantang Berkelahi

Selain membagikan takjil, seiring telah berlangsung musim mudik lebaran 1440 Hijriah ini, Ukkas juga tak lupa dalam kesempatan itu menyisipkan pesan kamtibmas kepada masyarakat kota Banjarmasin.

Kapolsek Banjarmasin Utara bagikan takjil kepada pengendara yang melintas, Rabu (29/5/2019).
Kapolsek Banjarmasin Utara bagikan takjil kepada pengendara yang melintas, Rabu (29/5/2019). (banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani)

Diantaranya pastikan pintu dan jendela rumah yang ditinggalkan dalam kondisi terkunci rapat, simpan baik-baik barang berharga, matikan gas dan listrik selama bepergian, dan lapor kepada ketua RT atau tetangga terdekat.

" Selain itu, jangan sungkan juga untuk beristirahat di pos pelayanan dan pengamanan kepolisian bila cepek melanda. Karena memaksakan berkendara dalam kondisi itu, terlebih ngantuk akan sangat berbahaya dalam perjalanan," tutupnya. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved