Kriminalitas Kotabaru

Pembunuhan Mandor Sawit Kotabaru Ditangkap di Bukit Goa, Buron 8 Hari, Tebaskan Parang ke Korban

Pembunuhan Mandor Sawit Ditangkap di Bukit Goa, Sempat Buron 8 Hari Setelah Menebas Korban Pakai Parang

Pembunuhan Mandor Sawit Kotabaru Ditangkap di Bukit Goa, Buron 8 Hari, Tebaskan Parang ke Korban
Polsek Sampanahan
Muhammad Sayril Hanafi alias Iril pelaku pembunuh mandor sawit, ditangkap aparat Polsek Sampahanan, Kotabaru, Rabu (28/5/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pelarian pelaku pembunuhan mandor di Perusahaan Sawit di PT PLS Divisi 3 Desa Sampanahan Kabupaten Kotabaru, berakhir.

Muhammad Sayril Hanafi alias Iril yang sempat melarikan diri usai melakukan pembunuhan akhirnya diringkus jajaran Polsek Sampanahan dan unit Buser Polres Kotabaru.

Pelaku diringkus ditempat persembunyiannya di dalam sebuah bukit goa yang ada di wilayah Kecamatan Kelumpang Barat Kotabaru, Rabu (28/5/2019) sekitar pukul 01.30 Wita.

Perjuangan pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kapolsek Sampanahan Iptu Imam Wahyu Pramono SIK harus menempuh jarak masuk hutan dan jalan kaki, akhirnya bisa membekuk pelaku.

Baca: Diduga Sakit Hati, Pekerja Sawit di Kotabaru Bantai Mandornya Hingga Leher dan Tangan Nyaris Putus

Baca: Pembelaan Luna Maya ke Syahrini Istri Reino Barack, Netizen Sebut Ada Ondel-Ondel di Acara Shopee

Baca: Penyebab MUI Minta Pesbukers Ramadhan Setop Tayang, Cek Adegan Raffi Ahmad & Zaskia Gotik

Iril ditangkap setelah melarikan diri usai melakukan pembunuhan pada Rabu (22/5/19) sekitar pukul 08.30 Wita.

Kini Iril harus mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah membunuh mandornya yakni Damister Sinaga (36) karyawan PT PLS di Sampanahan kabupaten Kotabaru.

Iril hanya bisa menyesali perbuatannya setelah ditangkap. Dia adalah Muhammad Sayril Hanafi alias Iril (19) warga Desa Sampanahan Kecamatan Sampanahan Kabupten Kotabaru.

Kapolsek Sampanahan Iptu Imam Wahyu Pramono SIK, membenarkan pelaku pembunuhan sudah ditangkap. Kini pelakunya sedang diproses lebih lanjut setelah ditangkap bersama unit buser Polres Kotabaru.

"Untuk menangkap pelaku, kami harus masuk hutan kemudian melakukan penyisiran didalam hutan kurang lebih 6 jam berjalan kaki menuju tempat persembuyian didalam bukit goa yang ada di Kecamatan Kelumpang Barat, " katanya.

Setelah selama 8 hari dan melakukan pendekatan terhadap keluarga tersangka untuk bisa menyerahkan kepihak Kepolisian.

Akhirnya pada Rabu tanggal 29 Mei 2019 pukul 01.30 Wita, keluarga tersangka di dampingi oleh kepolisian mencari bersama-sama didalam hutan dan akhirnya tersangka keluar dari tempat persembuyiannya didalam goa.

Halaman
12
Penulis: Man Hidayat
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved