Lebaran 2019

Tiket Penerbangan Jakarta-Pekanbaru Tembus Rp 6,6 Juta, Begini Alasan Manajemen Lion Air

Baru-baru ini muncul kehebohan di media sosial tentang harga jual tiket penerbangan Lion Air di penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta

Tiket Penerbangan Jakarta-Pekanbaru Tembus Rp 6,6 Juta, Begini Alasan Manajemen Lion Air
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Pesawat Lion Air di airside Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Senin (20/6/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Baru-baru ini muncul kehebohan di media sosial tentang harga jual tiket penerbangan Lion Air di penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) tujuan Pekanbaru mencapai Rp 6.611.300 untuk satu kali jalan (one way) periode perjalanan di hari Minggu, 2 Juni 2019.

Menanggapi hal tersebut, Lion Air menyatakan harga jual tiket tersebut memiliki komposisi dua sektor.

Yakni, tiket penerbangan Batik Air kelas bisnis dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) ke Bandar Udara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara (KNO) seharga Rp 5.656.000

Tiket penerbangan Lion Air kelas ekonomi dari Bandar Udara Internasional Kualanamu tujuan ke Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru (PKU) Rp 955.300.

Baca: Tiket Pesawat Mahal, Cuma Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight Sekali Sehari, Bandara Rugi

Baca: Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Kapal Laut Diprediksi Naik Drastis, Pelni Siapkan 13 Kapal

Baca: Dekati Cuti Bersama Lebaran 2019, Rupiah Kembali Lemes, Turun ke Level Rp 14.400 Per Dollar AS

"Lion Air tidak menjual yang melebihi batas atas/ maksimum atau menjual masih berada di bawah koridor tarif batas atas layanan kelas ekonomi domestik. Besaran tarif tiket yang dijalankan sesuai aturan regulator," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan pers tertulisnya kepada Tribunnews, Rabu (29/5/2019).

Danang mengklaim dalam menentukan tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi domestik, pihaknya sudah menghitung dan memberlakukan secara bijak sesuai kelompok layanan maskapai.

Dia mengatakan, harga jual tiket penerbangan yang dijual merupakan implementasi penggabungan beberapa komponen menjadi kesatuan harga tiket pesawat.

Komponen biaya tiket sekali jalan (one way) menurutnya terdiri dari tarif dasar (basic fare) tiket pesawat menurut jarak dan pajak (government tax) dengan kisaran 10% dari harga dasar (basic fare) tiket pesawat.

Selain itu juga ada komponen iuran wajib asuransi yang disingkat IWJR (Iuran Wajib Jasa Raharja), dan Passenger Service Charge (PSC) atau airport tax dimasukkan langsung dalam biaya tiket pesawat.

"Besarnya berbeda-beda sesuai dengan bandar udara di masing-masing kota," kata dia.

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved