Kriminalitas HST

Pencabulan Terjadi di Limpasu HST, Korban Hanya Diiming-imingi Baju Baru dan Uang Rp 2 Ribu

Pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, AJ (61) diamankan dan sudah ditetapkan tersangka

Pencabulan Terjadi di Limpasu HST, Korban Hanya Diiming-imingi Baju Baru dan Uang Rp 2 Ribu
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Korban TA di Taman Siring Juwita 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, AJ (61) diamankan dan sudah ditetapkan tersangka oleh Polres Hulu Sungai Tengah.

Penangkapan AJ, terkait dugaan pencabulan yang dilakukannya terhadap santrinya.

Parahnya, pencabulan tersebut dilakukan kepada korban yang masih berusia sembilan tahun.

(TA), warga Melak Provinsi Kalimantan Timur, mengaku sudah berkali-kali disetubuhi oleh Junaidi.

TA yang sudah setahun lebih menjadi santri mengaku awalnya hanya diraba-raba sebelum disetubuhi.

Bahkan, bagian intimnya hanya dipegang sebelum tersangka mencabulinya.

Baca: Foto Baru di Instagram Ahmad Dhani Buat Heboh, Suami Mulan Jameela Tampilkan El Rumi Kecil

Baca: Penyesalan Raffi Ahmad Peluk dan Cium Zaskia Gotik di Pesbukers Putuskan Datangi MUI

Baca: Perlakuan Reino Barack Pada Syahrini di Pusat Perbelanjaan Jadi Sorotan, Hanya Bisa Saat Buka Puasa

Baca: Delapan Pangkalan Gas Elpiji Nakal Diberikan Sanksi, Gas Elpiji Bersubsidi Dijual Diatas HET

Kepada Banjarmasinpost.co.id Jumat (31/5/2019), TA membeberkan perbuatan itu dilakukan saat sepi atau saat santri lain tidak berada di pondok.

TA mengaku tak ingat persis dimana pertama kali tindakan pencabulan dilakukan.

Yang ia ingat hanya perbuatan itu dilakukan di kantin pondok dan rumah.

Bahkan, saat hendak berhubungan, beber TA, tersangka akan menawarkan berbelanja di kantin.

Halaman
12
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved