BPost Cetak

Sekolah Kekurangan Siswa, Ersis Wamansyah Abbas : Wajar Cari Sekolah Bermutu

pada intinya setiap orangtua menginginkan anaknya menimba ilmu di sekolah yang baik dan unggul.

Sekolah Kekurangan Siswa, Ersis Wamansyah Abbas : Wajar Cari Sekolah Bermutu
dok
Ersis Warmansyah

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kekurangan murid pada separuh sekolah dasar negeri (SDN) di Banjarmasin pasca-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sistem Zonasi mendapat perhatian sejumlah pakar pendidikan.

Mereka pun meminta pemerintah mengevaluasi sistem zonasi yang mengharuskan calon murid mendaftar di sekolah terdekat.

Pengamat pendidikan di Kalimantan Selatan Prof Ersis Warmansyah Abbas kepada BPost mengatakan pada intinya setiap orangtua menginginkan anaknya menimba ilmu di sekolah yang baik dan unggul.

“Itu prinsip dasar. Bisa sekolah negeri, bisa sekolah swasta,” kata dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pe­ngetahuan (FKIP) Universitas Lambung Mang­kurat (ULM) ini.

Baca: Imdawarti Menangis Ketinggalan Kapal

Baca: KPK Akan Buktikan Menag Terima Rp 70 Juta

Baca: Si Palui: Naik Bis Parai

Jika lebih bagus dari sekolah negeri, wajar orangtua menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta kendati mahal.

“Yang harus dipikirkan sekarang itu manajemen pendidikan. Seharusnya pemerintah mempunyai ma­najemen lebih baik lagi dan memetakannya dalam suatu peta pendidikan. Jangan sampai sekolah banyak tapi murid tidak ada,” katanya.

Prof Dwi Atmono, yang juga guru besar dari ULM, berpendapat senada. Orangtua akan melihat mutu sekolah untuk anaknya. Seharusnya ini diperhatikan oleh SDN.

Baca: Pasca Dicabut Lisensi Terbangnya, Kapten Vincent Raditya Diajak Kolaborasi TNI AU

Menurut dia, ada tolak ukur melihat mutu pendidikan yaitu pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal. “Indikatornya mencakup penga­daan buku teks, alat peraga IPA, buku pengayaan dan referensi, jam kerja guru yg di dalam termasuk kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran, supervisi yang kontinyu de­ngan memberikan umpan balik,” katanya.

Selain itu, menurutnya, pemerintah perlu melakukan evaluasi, menilai efektivitas sekolah serta mutu lulusan. “Semacam evaluasi diri sekolah, yang melibatkan semua komponen seperti tenaga ahli dan orangtua siswa,” katanya. (kur)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved