Berita Tanahlaut

Siapkan Eks Lahan Tambang, Bupati Sukamta Ingin Kembalikan Kandang Sapi Sebelum Ada Tambang

“Saya ingin mengembalikan kandang-kandang sapi seperti dahulu, sebelum ada tambang," ujarnya.

Siapkan Eks Lahan Tambang, Bupati Sukamta Ingin Kembalikan Kandang Sapi Sebelum Ada Tambang
Istimewa/Endro Suwarsono Kepala Desa Sumbermulia
Warga Desa Sumbermulia Kecamatan Pelaihari bergotong royong membuat kandang sapi dari bahan bambu demi perhelatan Gebyar Siwab sekaligus Hari Perkebunan dalam waktu dekat ini 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Keinginan Pemkab Tanahlaut untuk menjadikan lahan pasca tambang di Tanahlaut direklamasi menjadi lahan peternakan sapi direspon dari Sekretariat Nasional (Seknas) Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Indonesia yang melakukan kunjungan ke Pemkab Tanahlaut.

Seknas BUMP Indonesia Prof M Winugroho menyarankan agar ada mediasi dari pemerintah daerah untuk lahan Hak Guna Usaha (HGU) agar bisa dimanfaatkan menjadi lahan ternak.

Selain itu menurutnya Kabupaten Tanahlaut adalah tempat yang strategis untuk mengembangkan ternak sapi. Mengingat Tanahlaut termasuk salah satu pemasok sapi terbesar di Kalsel.

Sementara Bupati Tanahlaut, H Sukamta kepada Banjarmasinpost.co.id Sabtu (1/6/2019) menyebut potensi peternakan di Tanahlaut adalah yang paling potensial dari potensi lain. Pasalnya Tanahlaut memiliki lahan yang luas dan sangat baik dimanfaatkan untuk peternakan.

Potensi peternakan juga sudah menjadi karakter masyarakat Tanahlaut yang mumpuni di bidang pertanian dan peternakan.

Baca: AHY dan Ibas Tak Kuasa Tahan Tangis Saat Angkat Peti Jenazah Ani Yudhoyono, SBY Ucapkan Terima Kasih

Baca: Polisi Telisik Orang Tua Pembuang Bayi Perempuan Ditemukan di Semak di Palangkaraya

Baca: Reaksi Kesal Syahrini Ditanya Pajak Penjualan Mukena Miliaran, Incess Istri Reino Barack Pilih Ini

Baca: BREAKING NEWS : Bayi Perempuan Dibuang Di semak Tepi Jalan Lingkar Luar Palangkaraya

Terkait lahan pasca tambang yang akan direklamasi menjadi lahan peternakan ia mengatakan sudah menyiapkan lokasi yang akan digunakan untuk lahan ternak sapi. Lahan yang dimaksud adalah lokasi areal tambang yang reklamasinya akan digunakan untuk kandang sapi.

“Saya ingin mengembalikan kandang-kandang sapi seperti dahulu, sebelum ada tambang," ujarnya.

Kandang sapi di area pasca tambang menurutnya jauh lebih aman, karena areal bekas tambang tidak bernilai ekonomi sehingga masyarakat tidak akan tertarik untuk mengklaim.

Lahan bekas areal tambang sebutnya juga masih memiliki cadangan air sehingga lahan juga masih bisa digunakan untuk menanami rumput.

Berbeda dengan lahan pasca tambang yang direklamasi dengan penanaman pohon yang menurut Sukamta justru rawan dijadikan lahan penebangan liar.

"Saya ingin buktikan jika lahan bekas tambang masih bisa menghasilkan untuk masyarakat tapi bukan jadi lahan penebangan liar," sebutnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved