Melihat Fenomena Jelang Lebaran

Satpol PP Banjarmasin Sering Tegur Penyedia Jasa Penukaranan Uang, Hermansyah: Risikonya Perempokan

Karena dianggap melanggar Perda ketertiban di Kota Banjarmasin, para penyedia jasa penukaran uang di pinggir jalan kena teguran oleh Satpol PP Kota

Satpol PP Banjarmasin Sering Tegur Penyedia Jasa Penukaranan Uang, Hermansyah: Risikonya Perempokan
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Jasa penukaran uang dipinggir jalan kota Banjarmasin. Nampaknya sudah menjadi fenomena jelang lebaran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Karena dianggap melanggar Perda ketertiban di Kota Banjarmasin, para penyedia jasa penukaran uang di pinggir jalan kena teguran oleh Satpol PP Kota Banjarmasin.

Setiap kali Patroli, Petugas Satpol PP Kota Banjarmasin yang mendapati aktivitas mereka di jalan protokol langsung memberikan teguran.

Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Hermansyah mengakui, kalau keberadaan para penyedia jasa tersebut merupakan fenomena tahunan. Meksi begitu, tak serta merta mereka diperbolehkan melakukan usaha pada zona yang dilarang.

"Kami sudah melakukan penertiban dan ada pula permintaan dari Bank untuk penertiban itu. Karena bisa saja ada resiko seperti perampokan, " ucap Hermansyah.

Baca: Jelang Lebaran, Ternyata Penukaran Uang Bisa Naik Harga Jual, Ini Pengakuan Pedagang Banjarmasin

Baca: Kucing-Kucingan Hingga Ditangkap Satpol PP, Begitulah Nasib Penyedia Jasa Penukaran Uang Banjarmasin

Baca: Tergiur Untung Jutaan Rupiah, Sulaiman Tinggalkan Usahanya Demi Jadi Penyedia Jasa Penukaran Uang

Baca: Dianggap Fenomena Tahunan, Penyedia Jasa Penukaran Uang Ini Menjemput Pembeli di Pinggir Jalan

Tak hanya itu, sebutnya, Satpol PP Kota Banjarmasin juga sudah berulang kali menegur dan membawa mereka ke kantor. Bahkan sampai petugas didatangi oleh preman.

Beruntungnya ujar Hermansyah, mereka yang ditegur ada yang mulai menurut. Namun tak sedikit pula yang mengulangi.

Tentunya, masalah penukaran uang ini ucap Hermansyah juga cukup rentan. Karena tidak diketahui asli atau palsunya uang tersebut. Selain itu, sejumlah bank juga merekomendasikan untuk melakukan penukaran langsung ke lembaga penyedia keuangan itu.

Karena aktivitas usaha di jalan protokol di larang, Petugas Satpol PP Kota Banjarmasin mengalihkan penyedia jasa penukaran uang ke Jalan Anang Adenansi Banjarmasin. Namun rupanya hal itu juga tidak ditaati. Hanya sebagian yang mau pindah. Namun kebanyakan dari mereka memilih tetap kucing-kucingan.

Terlepas dari itu, Kasatpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin pun mengimbau agar masyarakat memanfaarkan layanan penukaran uang yang resmi. Selain itu bagi penyedia jasa diharapkan Hermansyah agar mentaati peraturan tata tertib Kota Banjarmasin.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved