Berita Internasional

Dicatat! Ajukan Visa Amerika Serikat, Pemohon Harus Cantumkan Email, Akun Medsos dan Nomor Telepon

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) sekarang memberikan syarat baru bagi mereka yang ingin mengajukan visa

Dicatat! Ajukan Visa Amerika Serikat, Pemohon Harus Cantumkan Email, Akun Medsos dan Nomor Telepon
Shutterstock
Ilustrasi visa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON DC - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) sekarang memberikan syarat baru bagi mereka yang ingin mengajukan visa.

Pemohon kini diwajibkan untuk mencantumkan nama akun media sosial, alamat e-mail sebelumnya, dan nomor telepon.

Laporan dari VOA News, Minggu (2/6/2019), menyebutkan langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari proses "pemeriksaan ekstrem" oleh pemerintahan Donald Trump bagi imigran dan pengunjung.

Kementerian Luar Negeri AS telah memperbarui formulir visa imigran dan non-imigran agar pemohon dapat memberikan akun media sosial, nomor telepon, alamat e-mail, dan status deportasi.

Aturan baru tersebut pertama kali diusulkan pada Maret 2018, dan diyakini akan memengaruhi hampir 15 juta orang, termasuk mereka yang mendaftar untuk berimigrasi ke AS, berbisnis, bekerja, atau sekadar berkunjung.

Baca: Reaksi Tak Terduga Nagita Slavina Saat Raffi Ahmad Berseloroh Ingin Beri Luna Maya Anak

Baca: Cuitan Jerinx SID Soal Istri SBY, Ani Yudhoyono yang Meninggal Dunia Viral di Medsos & Tuai Kecaman

Baca: Momen Langka Saat Pemakaman Ani Yudhoyono, SBY Jabat Tangan Megawati, Presiden Jokowi Lakukan Ini

Hanya pemohon visa diplomatik dan pejabat yang dikecualikan dari aturan baru tersebut.

Sebelumnya, informasi terperinci tentang aktivitas pribadi semacam itu hanya diminta bagi pemohon yang dianggap berisiko bagi keamanan. Diperkirakan ada 65.000 pemohon visa yang masuk kategori tersebut.

"Keamanan nasional adalah prioritas utama kami ketika memutuskan permohonan visa," demikian pernyataan Kemenlu AS.

Selain media sosial berbasis di AS seperti Facebook, Flickr, Google+, Instagram, LinkedIn, Reddit, Tumblr, Twitter, dan YouTube, pemohon visa juga akan diminta mencantumkan akun dari platfotm lainnya seperti Douban China, QQ, dan Sina Weibo.

Pemohon memiliki pilihan untuk mengaku tidak memiliki akun media sosial.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved