Berita Kabupaten Banjar

Ini Nama-nama yang Dapat Ganti Rugi Bangunan untuk Pembangunan Jembatan Sungai Lulut

Dinas PUPR Kabupaten Banjar bekerjasama dengan BPN Kabupaten Banjar untuk melakukan pembebasan lahan yang rencananya digunakan pembangunan jembatan

Ini Nama-nama yang Dapat Ganti Rugi Bangunan untuk Pembangunan Jembatan Sungai Lulut
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjar, M Solhan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dinas PUPR Kabupaten Banjar bekerjasama dengan BPN Kabupaten Banjar untuk melakukan pembebasan lahan yang rencananya digunakan pembangunan jembatan Sungai Lulut yang menghubungkan Kabupaten Banjar dengan Banjarmasin.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Banjar, M Solhan mengatakan, data Pihak yang mendapat ganti kerugian ada enam orang, diantaranya satu berdasarkan bukti kepemilikan tanah dengan hak ulayat atau tanah milik adat dan kepemilikan bangunan ada empat orang.

"Yang dibebaskan berdasarkan kepemilikan bangunan yakni bernama H Muhammad, Yusrianto, H Yusran dan H Adriansyah," katanya, Senin (3/6).

Dijelaskannya, kemudian ada lagi dua bukti kepemilikan bangunan di atas tanah negara, yakni bernama Hj Halimah berupa dua buah toko, dan H Budiansyah berupa dua tingkat toko yang juga dijadikannya tempat tinggal.

Baca: Penyebab Prabowo, Sandiaga Uno dan Jusuf Kalla Tak Hadir di Pemakaman Istri SBY, Ani Yudhoyono

Baca: Beda Mencolok Sifat Hilda Vitria dan Elvia Cerolline, Pacar Billy Syahputra Diungkap Nikita Mirzani

Baca: LENGKAP! Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak & Keluarga Sambut Idul Fitri 2019

Baca: Deretan Ide Ucapan Selamat Idul Fitri 2019 Untuk Kerabat & Orang Terkasih Bahasa Inggris-Indonesia

Dana yang disediakan untuk pembebasan lahan tersebut Rp 1.500.000.000.

"Dana tersedia Rp 1,5 Miliar, namun rencana ada penambahan di APBD-P sesuai kekurangan yang dihitung oleh penilai. Besaran ganti rugi masih belum karena masih proses pada tahap penilaian oleh Apraisal dan pengukuran oleh BPN Kabupaten Banjar," jelasnya.

Dinas PUPR Kabupaten Banjar, lanjut Solhan, bertugas hanya pada pengelolaan untuk memfasilitasi proses-proses tahapan pengadaan atau ganti rugi tanah atau bangunan sesuai ketentuan.

Memfasilitasi penilaian oleh Apraisal dan memfasilitasi pengukuran atau peta bidang oleh BPN yang diperlukan sebagai dasar penentuan luasan yang akan diganti rugi.

Pihaknya pun mengharapkan proses ini bisa secepatnya selesai, namun semua tergantung dari tim Apraisal dan tim dari BPN Kabupaten Banjar.

Sedangkan proyek pembangunan jembatannya, merupakan kewenangan Dinas PUPR Provinsi Kalsel.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved