Berita HST

Jalan Amblas di Desa Hapingin Akhirnya Putus, Pemudik Tidak Disarankan Melintas

Kondisi jalan di Desa Hapingin RT 09 Rw 03 Kecamatan BatangAlai Utara (Batara) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, semakin parah

Jalan Amblas di Desa Hapingin Akhirnya Putus, Pemudik Tidak Disarankan Melintas
Istimewa
Kondisi terakhir jalan di Desa Hapingin, Kecamatan Batangalai Utara, HST yang keretakannya bertambah, membuat jalan desa tersebut terputus. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kondisi jalan di Desa Hapingin RT 09 Rw 03 Kecamatan BatangAlai Utara (Batara) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, yang mengalami retak sepanjang sekitar 60 meter Sabtu 1 Juni 2019 lalu, dilaporkan kondisinya makin parah.

Retakan bahu jalan yang semula sempit, kini makin melebar, sehingga membuat jalan desa yang menghubungkan ke desa-desa lainnya di Kecamatan Batang Alai Utara dan Batangalai Selatan itu terputus.

Bagi pemudik tidak disarankan melalui jalur tersebut, karena saat ini jalan tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Warga Hapingin, Yunita, kepadaBanjarmasinpost.co.id, Senin (3/6/2019) mengatakan, keretakan yang kian bertambah, membuat jalan tak bisa lagi dilalui lalu lintas umum.

"Untuk mobil tak bisa lewat. Sedangkan sepeda motor masih bisa lewat halaman rumah warga,"katanya.

Baca: Bagikan 1.250 Paket Sembako dan Uang, Ini Harapan Ketua Yayasan Al Umm HST

Baca: Pastikan Situasi Tetap Aman dan Kondusif, Personil Polres HSU Sambangi Lokasi Ini

Baca: Layani Warga Saat Idul Fitri 1440 H, Rest Area Polres Banjarbaru Dilengkapi Pijat Refleksi

Baca: Klarifikasi Keluarga Ifan Seventeen Terkait Video Penggerebekan dengan Citra Monica

Untuk itu, bagi warga Batangalai khususnya, dan warga HST umumnya yang ingin mudik dari perantauan pulang ke kampung halaman, diinformasikan bahwa dari Birayang menuju Ilung dengan rute melewati jalan Lokbasar-Limbar-Dangu, hapingin-Manjabar-Ilung Pasar Lama, atau sebaliknya, dipastikan jalur tersebut tak bisa dilewati kendaraan roda empat maupun roda tiga.

"Kalau sepeda motor masih bisa. Tapi lewat pekarangan rumah warga,"katanya.

Ruas jalan yang retak hingga aspal jalan ambles akibat pergeseran tanah yang anjlok kedalamannya sudah mencapai satu meter.

"Jika dibiarkan, mungkin saja tambah parah dan menjalar ke jalan aspal di sekitarnya,"kata Yunita yang berharap pemerintah daerah segera membantu mencarikan solusi mengatasinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga dibikin karet, atas peristiwa retaknya jalan desa Hapingin, secara mendadak Sabtu lalu, pukul 07.00 wita.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved