Idul Fitri 1440 H

Napi Bakal Gelar Salat Ied di Lapangan Lapas Banjarbaru, Remisi Diumumkan Secara Simbolis

Moment lebaran 2019 akan dirasakan berbeda oleh warga binaan permasyarakatan (WBP) Lapas Kelas III Banjarbaru.

Napi Bakal Gelar Salat Ied di Lapangan Lapas Banjarbaru, Remisi Diumumkan Secara Simbolis
Banjarmasinpost.co.id/aprianto
Lebaran Idul Fitri penjagaan di Lapas Banjarbaru di perketat 

BANJARMASIN POST.CO ID, BANJARBARU - Moment lebaran 2019 akan dirasakan berbeda oleh warga binaan permasyarakatan (WBP) Lapas Kelas III Banjarbaru.

Mereka akan menjalani moment lebaran dibalik teralis jeruji dan tidak bisa secara langsung berkumpul bersama keluarga di dalam rumah dan melakukan silaturahmi dengan sanak famili.

Meski begitu, mereka masih bisa merasakan nuansa lebaran dengan melaksanakan salat idul Fitri di dalam Lapas Banjarbaru.

Kepala Lapas Banjarbaru Abdul Aziz melalui Kasubsi Admisi dan Orientasi Hamzah mengatakan untuk gelaran salat idul Fitri kemungkinan akan dilaksanakan di lapangan Lapas Banjarbaru.

Baca: Batas Waktu Bayar Zakat Fitrah dan Bacaat Niat Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 1 Syawal 1440 H

Baca: Idul Fitri 1 Syawal 1440 H Rabu, 5 Juni 2019 Pemerintah Bersamaan dengan NU & Muhammadiyah

Baca: Arus Mudik di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Batulicin Meningkat, Namun Ramai Lancar

Baca: Bacaan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H dan AmalanRasulullah SAW Jelang Sholat Ied

Baca: Bawaan Pembesuk Saat Lebaran Akan Dibatasi, Lapas Banjarbaru Perketat Pemeriksaan

"Usai pelaksanaan salat idul Fitri akan langsung disampaikan remisi secara simbolis," katanya, Senin, (3/6).

Dari total WBP yang ada di Lapas kelas III Banjarbaru ada sebanyak 775 WBP yang mendapatkan remisi atau keringan hukuman.

"Remisinya bervariasi, mulai dari 15 hari, satu bulan, satu bulan 15 hari dan dua bulan. Mayoritas WBP dari kasus narkoba yang banyak mendapatkan remisi," lanjutnya.

Selain kasus dari Narkoba, WBP dari pidana umum juga ada yang mendapatkan remisi. Bahkan 14 orang langsung bebas setelah nanti dipotong remisi.

Suasana Lapas Banjarbaru H-2 Lebaran, terlihat pembesuk antre di depan pintu masuk lapas
Suasana Lapas Banjarbaru H-2 Lebaran, terlihat pembesuk antre di depan pintu masuk lapas (Banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Mereka yang mendapatkan remisi merupakan WBP yang selama enam bulan terakhir memiliki catatan berkelakuan baik.

Baca: Lebaran Seru di Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Nikmati Paket Promo Bermalam di Kamar Mewah

Baca: Jangan Berlebihan Makananan Bergula, Selain Penyebab Diabetes Juga Merusak Gigi

Selain itu juga aktif mengikuti program di lapas terutama kegiatan ibadah puasa. Para WBP yang mendapatkan remisi merupakan yang sudah divonis dan mempunyai kekuatan hukum tetap.

Bila nantinya WBP berkeluan buruk setelah mendapatkan remisi, maka pada tahun berikutnya mereka yang tidak berkeluan baik tidak akan diusulkan untuk mendapatkan remisi. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved