Seputar Orang orangan Sawah di Pabahanan

Panen Selesai, Orang-orangan Sawah di Tanahlaut Dibiarkan 'Hidup' Berpasangan Lagi, Bikin Jomblo Iri

Saat musim menuju panen atau padi akan siap dipanen petani ramai-ramai memasang orang-orangan sawah di lahan sawahnya.

Panen Selesai, Orang-orangan Sawah di Tanahlaut Dibiarkan 'Hidup' Berpasangan Lagi, Bikin Jomblo Iri
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Orang-orangan sawah di Desa Pabahanan Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Menarik pemandangan di Jalan A Yani Kelurahan Pabahanan Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan. Jika biasanya hamparan sawah luas tampak berwarna hijau saja, lain dengan sawah di Pabahanan.

Saat musim menuju panen atau padi akan siap dipanen petani ramai-ramai memasang orang-orangan sawah di lahan sawahnya.

Di lahan sawah Pabahanan misalnya orang-orangan sawah ramai dipasang untuk mengusir hama di sawah.

Orang-orangan sawah ini menghiasi lahan sawah sehingga tanpa seperti manusia yang tengah berada di sawah.

Tapi tak hanya sekadar berfungsi untuk mengusir hama. Uniknya di sawah yang diketahui milik Suraji warga Pabahanan ini berpasang-pasangan bahkan juga ada yang satu keluarga lengkap.

Baca: Sempat Dibawa Kabut Orang Misterius, Warga Tanahlaut Ini Berhasil Diselamatkan Induk Sapinya

Baca: Akibat Aksi Percobaan Pencuri Sapi di desa Demit Tanahlaut, Ketua RT Disiagakan, Bagini Alasannya

Baca: PT DLU Pastikan Layanan Mudik Lebaran Sesuai SOP, Termasuk Jatah Makan Penumpang

Ya, jika dilihat dengan seksama orang-orangan sawah milik Suraji dipasangkan yaitu perempuan dengan laki-laki dan tampak seperti ibu, bapak dan satu anaknya.

"Memang Suraji ini kreatif sekali, orang-orangan sawahnya beda dari yang lain, entah kenapa dia buat orang-orangan sawah berpasangan," ujar Bagio kepada Banjarmasinpost.co.id Senin (3/6/2019) yang merupakan tetangga Suraji di sawah.

Padahal menurut Bagio fungsinya orang-orangan sawah adalah pembasmi burung, meskipun tak dibuat berpasangan pun tetap bisa menjadi sarana pengusir burung pemakan padi.

Meski kini lahan sawah nan hijau sudah dipangkas karena musim panen selesai namun Suraji tampak belum melepas orang-orangan sawah di sawahnya. Sehingga orang-orangan sawah di Pabahanan masih dapat dilihat langsung.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved