Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO : Yanto Gagal Mudik, Tak Ada Kapal Berangkat di Pelabuhan Trisakti

NEWSVIDEO : Yanto Gagal Mudik, Tak Ada Kapal Berangkat di Pelabuhan Trisakti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sedih, hal itulah yang dirasakan oleh Yanto karena gagal pulang kampung. Pasalnya, Yanto berniat menggunakan transportasi laut untuk mudik menuju kampung halamannya di Semarang.

Namun ketika datang ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa (4/6/2019) dinihari, ia malah mendapat informasi tidak ada kapal yang berangkat.

Ketidaktahuan itu ujar Yanto membuatnya terpaksa tidak pulang kampung. Bahkan mendengar kabar dirinya terjebak di pelabuhan, keluarga pun sebut Yanto merasa sedih pula mengetahui hal tersebut.

"Tadi pagi sudah saya informasi ke orangtua dan keluarga saya. Mereka juga sedih. Bahkan nangis tahu anaknya tidak bisa mudik. Mereka khawatir," ucap Yanto.

Baca: Jangan Salah, Ini Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum di Idul Fitri 2019

Baca: Panduan Bacaan Niat Bayar Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 2019, Simak Bacaannya di Sini

Baca: Lengkap Bacaan Takbiran Dalam Bahasa Arab dan Latin Jelang Lebaran 2019/Idul Fitri 1 Syawal 1440 H

Baca: Cara Masak Daging Sapi Cepat Empuk Untuk Lebaran/Idul Fitri 1 Syawal 1440 H

Tak banyak harapan Yanto pada H-1 lebaran kali ini. Sebutnya andai ada kapal yang bisa berangkat, meski lebaran di atas air pun tidak masalah.

Namun rupanya, agenda keberangkatan kapal akan dimulai lagi pada 8 Juni mendatang. Sementara keberangkatan terakhir sudah berlangsung pada Senin (3/6) sore kemaren.

Yanto juga sempat bingung atas insiden ketinggalan kapal tersebut. Ia mencoba mencari informasi dari para petugas pelabuhan. Akan tetapi tetap saja ia tak bisa pulang hari itu.

Oleh petugas, ia disarankan untuk membeli tiket lebih awal pada keberangkatan 8 Juni mendatang. Hal itu karena dikhwatirkan tiket habis karena masih banyak calon penumpang.

Selain Yanto, sejumlah orang lainnya juga mengalami hal yang sama. Faktor kurangnya informasi yang didapat oleh sejumlah calon penumpang itu, membuat mereka ketinggalan kapal terakhir.

Yanto dan para penumpang lain berangkat dari sejumlah tempat. Ia sendiri, menuju pelabuhan dari Balikpapan. Sementara ada pula yang dari Sungaidanau, Marabahan, Kapuas, serta Berau.

Satu penumpang yang juga tak bisa berangkat hari itu, ialah Jaswadi. Dari cerita yang ia sampaikan, lelaki itu juga berangkat dari Balikpapan. Sementara saat berangkat, ia tidak mengantongi informasi mengenai keberangkatan kapal.

"Saya belum sampai satu bulan di Kalimantan. Jadi kurang tahu mengenai informasi kapal," ucapnya. Sedangkan untuk pulang menggunakan pesawat dianggap cukup mahal.

Di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, meski tak ada lagi kapal yang berangkat, tapi sejumlah calon penumpang masih berdatangan. Selain itu, Posko Terpadu di pelabuhan itu pun nampak tetap siaga. Begitupun dengan personil kepolisian yang bertugas menjaga area tersebut.

Bahkan Kepala KSOP Kelas 1 Banjarmasin, Bambang Gunawan langsung meninjau pelabuhan.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved