Remisi Lebaran 2019

Dua Kali Dapat Remisi, Masa Tahanan Ahmadi Sisa 15 Bulan Lagi

Sebanyak 838 Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas 2A, Karangintan diusulkan mendapat remisi khusus

Dua Kali Dapat Remisi, Masa Tahanan Ahmadi Sisa 15 Bulan Lagi
Banjarmasin Post Group
Warga Binaan Lapas Narkotika Karangintan mengikuti kegiatan penyerahan remisi dalam rangka lebaran Idulfitri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Ahmadi salah satu warga binaan di Lapas Narkotika Karang Intan bersyukur, ini kali kedua dirinya mendapatkan remisi Khusus pada hari raya Idulfitri setelah di vonis selama 5 tahun penjara.

Dirinya merasa sangat bersyukur pemerintah memperhatikan nasibnya sehingga dapat memperbaiki diri apabila nanti bisa menghirup udara bebas. “Alhamdulilah sangat membantu sekali, saya dapat remisi Khusus pada Hari Raya Idulfitri lagi, mungkin sisa 15 bulan lagi saya di sini, semoga tahun depan dapat remisi lagi,” ujarnya.

Momen bahagia merayakan Hari Raya Idulfitri, sebanyak 838 Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas 2A, Karangintan diusulkan mendapat remisi Khusus. Hal itu dikatakan Kepala Lapas Narkotika Karangintan, Supari mengatakan hingga saat ini jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Karangintan 1.055 orang, yang diusulkan 838 namun yang sudah terbit SK-nya 823 orang. Sisanya 6 orang sudah dapat persetujuan menteri dan menunggu penerbitan SK terkait PP 99.

Sebelum menerima remisi WBP harus memenuhi beberapa persyaratan seperti administrasi, substansi tidak melakukan pelanggaran sehingga mendapat remisi khusus yang besarnya antara 15 hari hingga 1 setengah bulan.

"Dengan adanya remisi ini para warga binaan dapat memperbaiki diri, taat dan tidak melanggar dan taat hukum, sehingga nantinya apabila bebas dapat menjadi warga negara Indonesia yang baik," kata dia kepada reporter banjarmasinpost.co.id, Rabu (5/6).

Momen Idulfitri, ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas 2A Karangintan, juga Salat Idulfitri di Masjid At-Taubah yang berlokasi di lingkungan Lapas Narkotika Karangintan.

Usainya melaksanakan salat Ied, Supari membacakan sambutan Surat Keputusan dari Menteri Hukum dan HAM RI perihal Pemberian Remisi Khusus pada hari raya idul Fitri 1440 H tahun 2019 kepada WBP Lapas Narkotika Kelas 2A, Karangintan.

“Saya mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1440 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin, kepada seluruh WBP. semoga kita dapat saling memaafkan, menghilangkan kebencian dan fokus memelihara perdamaian dan persatuan bangsa,” ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/Nia Kurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Moh. Choiruman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved