Seputar Kaltim

Empat Ruko di Balikpapan Hangus Saat Pemilik Salat Id

warga sekitar yang mengaku menyaksikan peristiwa kebakaran itu, kobaran api berasal dari salah satu ruko yang kondisinya saat itu sedang terkunci

Empat Ruko di Balikpapan Hangus Saat Pemilik Salat Id
HO BPBD Balikpapan via TRIBUNKALTIM.co
Kepulan asap tebal disertai kobaran api membakar sebuah ruko di pinggir jalan Inpres II Balikpapan Utara, Rabu (5/6/2019)  

BANJARMASINPOST.CO.ID,  BALIKPAPAN - Perayaan lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 di kota Balikpapan, Kaliamantan Timur disambut dengan peristiwa kebakaran yang menyebabkan 4 unit rumah kontrak (Ruko) di pinggir jalan raya RT 44 Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara mengalami rusak berat.

Menurut Fauzan, warga sekitar yang mengaku menyaksikan peristiwa kebakaran itu, kobaran api berasal dari salah satu ruko yang kondisinya saat itu sedang terkunci dan diduga ditinggal salat Id oleh pemiliknya.

"Kaget juga tadi saya lihat asap tebal yang keluar dari ruko itu, terus tiba-tiba dengan cepat keluar api dan menyambar ruko di sampingnya, apinya besar sekali," kata Fauzan.

 
Fauzan menjelaskan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 09:00 Witta atau selepas pelaksanaan shalat Ied di masjid.

"Tadi kejadian sekitar jam 09.00 dan orang-orang baru saja keluar masjid habis shalat Ied, mereka lihat api langsung lari sambil teriak ada kebakaran, saya langsung telpon pemadam kebakaran dan gak lama pemadam datang," ujar Fauzan. 

Kobaran api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 10:45, petugas BPBD kota Balikpapan mengerahkan 12 unit armada pemadam dari enam kecamatan dibantu sejumlah unsur relawan lainnya.

Kepulan asap tebal membakar sebuah ruko di Inpres II Balikpapan Utara, Rabu (5/6/2019) (Foto- HO BPBD Balikpapan)
Sebanyak 4 unit ruko yang diamuk si jago merah tersebut mengalami kerusakan parah dan diperkirakan jumlah kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Selain itu, ada warga sekitar juga mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Belum diketahui secara jelas penyebab kebakaran tersebut hanya saja dugaan sementara api berasal dari kompor gas yang lupa dimatikan saat digunakan untuk memasak kebutuhan hidangan di hari lebaran.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih dalam mengenai penyebab terjadinya peristiwa kebarakan itu.

Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Supartono Sudin mengatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

"Saya turut berduka atas peristiwa ini, kami akan lakukan penyelidikan apa penyebab terjadinya kebakaran ini," katanya (tribunkaltim.co)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved