Jendela Dunia

Gara-gara Cuaca Warga India Diminta Tak Minum Teh dan Kopi, Simak Penjelasannya

Serangan gelombang panas masih menerjang wilayah India utara dengan suhu cuaca bisa mencapai lebih dari 50 derajat celsius.

AFP / SANJAY KANOJIA via KOMPAS.com
Gelombang Panas di India Utara, Warga Diminta Tak Minum Teh dan Kopi AGNI VIDYA PERDANA Kompas.com - 04/06/2019, 22:29 WIB Bocah India di Allahabad menyiramkan air ke tubuhnya untuk melawan cuaca panas yang dapat mencapai lebih dari 50 derajat celcius. 

Suhu udara di Churu, kota gerbang ke gurun Thar, telah turun menjadi 48 derajat celsius pada Selasa (4/6/2019).

Angka itu turun dari 50,3 derajat pada Senin (3/6/2019) dan 50,6 derajat pada Sabtu (1/6/2019).

Otoritas berwenang khawatir, India akan memecahkan rekor suhu panas 51 derajat celsius yang tercatat di kota Phalodi, negara bagian Rajasthan, pada Mei 2016.

Cuaca panas tidak hanya dirasakan kota-kota di utara, namun juga sampai di ibu kota New Delhi.

Kementerian Kesehatan menganjurkan warga untuk tidak minum alkohol, teh, maupun kopi, saat cuaca panas dan lebih mengutamakan minum air putih.

Warga juga disarankan tidak melakukan aktivitas luar ruang pada tengah hari jika tidak terlalu mendesak.

Sejumlah kota telah menangguhkan pekerjaan luar ruangan, seperti perbaikan jalan, karena suhu udara yang seperti di dalam tungku.

Awan musim hujan, yang membawa hujan yang sangat diharapkan di Asia Selatan, diperkirakan akan datang seminggu lebih lambat dan diharapkan sudah akan mencapai wilayah selatan India pada 6 Juni mendatang.

Badan prakiraan cuaca swasta, Skymet, telah memperingatkan akan curah hujan yang lebih sedikit dibandingkan biasanya pada tahun ini. (kompas.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved