Wisatawan Membeludak Kunjungi Tiwingan Lama

Wisatawan yang berkunjung ke Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar membludak. Berbeda dengan suasana lebaran hari pertama di hari ked

Wisatawan Membeludak Kunjungi Tiwingan Lama
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Pulau-pulau seakan berserakan, salah latar belakang dari puncak bukit Matang Keladan. 

Wisatawan Membeludak Kunjungi Tiwingan Lama

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA, - Wisatawan yang berkunjung ke Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar membludak. Berbeda dengan suasana lebaran hari pertama di hari kedua ini jumlah pengunjung meningkat. Bahkan diantaranya ada pengunjung yang pilih balik kanan karena parkiran kendaraan penuh. 

Berkunjung ke Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar memang sangat menyenangkan , ada sejumlah lokasi favorit yang bisa dikunjungi disana seperti matang keladan, bukit batu, pulau Pinus, pantai sirang. Tidak hanya sekedar berkunjung ada juga para pemancing. 

Momen liburan kemudian berwisata menjadikan pelabuhan Riam kanan benar-benar sibuk, bahkan hingga siang ini dari data dan informasi yang diperoleh reporter banjarmasinpost.co.id sudah 100 lebih kelotok yang disewa oleh pengunjung ke berbagai tujuan . 

"Pengunjung membludak. Kapal yang disewa ke pulau Pinus sama orang mancing sekitar 100 kapal sudah hingga siang ini. Kalau lebaran pertama masih sepi, ini lebaran kedua meningkat kunjungan, membludak," ucap Warga RT 1 pelabuhan Riam kanan , Suryani. 

Dikatakannya suasana wisatawan yang menuju lokasi wisata matang keladan juga membludak, meski trek yang harus dilalui berjalan kaki. 

" Pokoknya sibuk sekali suasana disini, ada beberapa diantaranya pengunjung pilih balik kanan karena parkiran sudah padat, parkiran mungkin sampai dua kilometer mobil yang parkir. Banyak balik kanan karena pengunjung enggan jalan kaki terlalu jauh" katanya. 

Diperkirakannya ada ribuan orang naik ke puncak matang keladan. Untuk tarif kapal normal saja Rp 350 ribu, bila ke arah bukit batu Rp 500 ribu pulang pergi. Kemudian ke pantai sirang Rp 400 ribu. Pun untuk tarif parkir masih normal saja Rp 15-20 ribu untuk mobil, Rp 5000 untuk motor. " Alhamdulilah hari raya Idul Fitri jadi berkah dan rejeki tersendiri bagi warga," katanya. 

Salah satu lokasi yakni Bukit Matang memiliki pesona yang tak bosan untuk dinikmati. Pemandangan di puncak Bukit Matang Kaladan tersaji indah. Gugusan pulau-pulau kecil di waduk Riam Kanan menjadi pemandangan favorit, orang menyebutnya Raja Ampatnya Kalimantan Selatan memang indah sekali. 

Banyak cara menikmati keindahan ketika berada di bukit, bisa santai dengan Hammock, pasang tenda atau jalan-jalan berfoto ria. Kini aktivitas foto makin dimanjakan karena tak sekedar foto bentang alam. Ya, warga setempat menyediakan fasilitas foto yang beragam mulai dari miniatur perahu, sarang burung sampai rumah pohon. 

Dari Banjarbaru jaraknya sekitar 25 Km dengan waktu tempuh kurang dari 1 jam.Selanjutnya ada dua pilihan cara menuju bukit Matang Keladan. Jalan kaki atau hiking mendaki bukit atau menggunakan jasa ojek. Sampai di puncak, disuguhi pemandangan alam dari ketinggian. Gunung dan bukit yang hijau. Arah barat terlihat dermaga Tiwingan Lama dengan puluhan kapal motor bertambat. Juga waduk riam kanan.

  Arah utara terlihat sungai besar dengan keramba-keramba di tepinya. Beberapa kapal motor melintas hilir mudik. Perkampungan di seberang sungai dan beberapa pulau kecil di tengahnya

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Foto Kurniawan matang keladan dan suasana parkiran pasar di pelabuhan Tiwingan lama 

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved