Berita Banjarbaru

7 Fakta Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Status Internasional Tunggu Menkum HAM

Status Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Kota Banjarbaru, masih diproses untuk dinaikkan statusnya menjadi bandara internasional.

7 Fakta Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Status Internasional Tunggu Menkum HAM
Banjarmasin Post Aya Sugianto
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti, Jumat (7/6/2019) saat meninjau pembangunan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Status Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Kota Banjarbaru, masih diproses untuk dinaikkan statusnya menjadi bandara internasional.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti, Jumat (7/6/2019) status itu akan naik secara otomatis setelah ada penetapan dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Status Bandara ini dalam tatanan revisi kebandaraudaraan yang sedang direvisi menjadi internasional. Saat ini sedang proses di Kemenkumham. Kalau dulu mungkin bisa satu per satu.

Namun sekarang harus satu kesatuan seluruh Indonesia. Jadi revisinya dijadikan satu," kata Polana Banguningsih Pramesti, disela inspeksi angkutan lebaran di Bandara Syamsudin Noor.

Dia berharap, setelah progres fisik bandara Syamsudin Noor selesai di bulan November statusnya otomatis naik menjadi internasional.

Baca: VIDEO Live Streaming Supersoccer TV Kolombia vs Ukraina Perempatfinal Piala Dunia U-20 Jam 20.30 WIB

Baca: Dana Pembebasan Lahan Jalan TPA Banjarbakula Tidak Ada, PUPR Banjarbaru Sudah Pasang Patok

Baca: Pemain Tenis Kalsel Ela Bawa Timnas Indonesia Juara di Manila, Menang Telak Lawan Tuan Rumah

Dia berharap dengan naiknya status tersebut nantinya, bisa menambah kapasitas pelayanan di Kalsel, yang mana bisa dijadikan embarkasi pelayanan haji dan umrah makin baik dan makin banyak terlayani disamping bisa melakukan penerbangan langsung ke luar negeri.

Dilaporkan progres pengerjaan fisik Pengembangan Bandara Syamsuddin Noor sudah mencapai 85 persen pada paket 2 (struktur penunjang) per Mei 2019. Sementara Paket 1 (terminal utama) sudah mencapai 65.278% Per mei 19 2019.

Dari laporan paket II harus sudah rampung 31 Juli 2019.

Pimpinan Project (Pimpro) Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor (PPDJ), Dadang Dian Hendiana optimis pengerjaan bisa sesuai dengan target.

Kendala selama ini adalah faktor cuaca atau hujan yang mengakibatkan sedikit kendala.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved