Berita Tanahbumbu

Belasan Warga Diduga Keracunan Nasi Bungkus, Camat Kusan Hilir : Sekarang Kondisi Pemulihan

Camat Kusan Hilir Dewi Murni mengatakan belasan orang warga dua desa, Mudalang dan Manurung diduga mengalami keracunan.

Belasan Warga Diduga Keracunan Nasi Bungkus,  Camat Kusan Hilir :  Sekarang Kondisi Pemulihan
Dari Camat Kusan Hilir untuk BPost
Korban pasien dugaan keracunan saat menjalani perawatan. Sebagian sudah diperbolehkan pulang dan rawat jalan 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Camat Kusan Hilir Dewi Murni mengatakan belasan orang warga dua desa, Mudalang dan Manurung diduga mengalami keracunan.

Diduga keracunan makanan ini terjadi setelah mengonsumsi makanan dari sumbangan warga saat pawai tanglong, Selasa (4/6/2019) lalu.

Menurut Dewi, dari belasan orang peserta pawai tanglong diduga keracunan usai mengonsumsi nasi bungkus sumbangan dari warga itu hanya rawat jalan.

Meski masih ada beberapa yang masih menjalai perawatan di rumah sakit Andi Abdurrahman.

"Sekarang dalam kondisi pemulihan," kata Dewi kepada banjarmasinpost.co.id melalui telepon genggamnya, Jumat (7/6/2019).

Baca: Sosok Ayah Tiri Ashanty Terungkap, Ibu Sambung Aurel Hermansyah Ini Ngaku Sempat Depresi

Baca: Insiden Kapal Feri di Alalak Karam, Uwe Sebut Disebabkan Habis Solar

Baca: Kalselpedia : Inilah 11 Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Baca: Pakaian Natasha Wilona Saat Lebaran Bersama Verrell Bramasta Tuai Sorotan, Tak Sopan?

Keracunan diduga disebabkan makanan dialami belasan orang warga dari dua desa, berawal pada malam takbiran. Mereka menerima sumbangan nasi bungkus dari warga Manurung.

Namun ditambahkan Dewi, setelah mengonsumsi makanan tersebut. Reaksi baru terasa setelah lima jam. Tapi tidak serentak langsung bersamaan.

"Reaksinya terasa selesai salat Ied. Perkiraan awalnya diare biasa. Setelah ada yang lemas dirujuk ke rumah sakit. Karena di puskesmas tidak tersedia obat anti muntah," jelas Dewi kepada banjarmasinpost.co.id.

Setelah mendapat penanganan pihak rumah sakit, sebagian hanya rawat jalan. Selain ada di antaranya masih rawat inap, tapi kondisi pemulihan.

"Karena kan kondisi fisik orang beda-beda," ucap Dewi.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved