Berita Banjarmasin

Insiden Kapal Feri di Alalak Karam, Uwe Sebut Disebabkan Habis Solar

Uwe, warga Alalak Utara Kota Banjarmasin Kalsel terpaksa harus menganggur sementara waktu.

Insiden Kapal Feri di Alalak Karam, Uwe Sebut Disebabkan Habis Solar
Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizki Abdul Gani
Kapal feri penyeberangan yang mengangkut pemudik karam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Uwe, warga Alalak Utara Kota Banjarmasin Kalsel terpaksa harus menganggur sementara waktu, Jumat (7/6/2019) ini.

Kesibukannya yang menarik kapal feri penyeberangan penumpang, siang ini juga tergagalkan dengan harus berdiam diri di rumah.

Namun bukan karena sakit atau masih dalam suasana lebaran, melainkan justru armada air yang biasa digunakan untuk menarik penumpang karam.

" Iya, terpaksa enggak jalan (beroperasi, red) dulu," ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Jumat siang tadi.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, Jumat siang tadi kapal feri tersebut pun berada di perairan Sungai Alalak Utara.Hanya saja berbeda dengan kondisi biasanya, kapal tersebut tenggelam.

Baca: Penyebab Rafathar Tolak THR Nagita Slavina, Raffi Ahmad Bocorkan Isi Amplop Cuma Segini

Baca: Kalselpedia : Inilah 11 Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Baca: Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2019, Kapolresta Berikan Bingkisan Ini

Baca: Kalselpedia : Sejarah Jembatan 9 November Banjarmasin

Seluruh lambungnya terisi air. Melainkan hanya atap beserta tiang-tiang pemancangnya yang masih mengapung bergantung pada pelampung belasan drum.

Uwe mengatakan nyaris karamnya armada air pengangkut orang dan motornya tersebut Kamis (6/6/2019) sore kemarin lantaran mesin kapal yang mendadak mati.

Mesin yang semestinya berfungsi untuk memompa air, Kamis sore itu juga ikut tidak berfungsi mengeluarkan air dari lambung kapal sehingga nyaris membuat karam.

Namun beruntung, belum sempat kapal feri tersebut tenggelam, penumpang dan motor pun berhasil diselamatkan. Para penumpang itu dievakuasi menggunakan kapal feri yang beroperasi di sebelahnya.

" Iya sempat. Bahkan ada pengendara motor yang keluar dari kapal langsung melalui pelabuhan. Karena posisi nyaris karamnya kapal bukan di tengah sungai melainkan sudah mendekati bibir pelabuhan," jelas Uwe.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved