Berita Tanahbumbu

Jembatan Gantung Desa Lasung Tanahbumbu Miring, Akses Petani Terganggu

Intensitas hujan cukup tinggi terjadi beberapa hari ini di Tanahbumbu berdampak pada kerusakan sebuah jembatan di wilayah Lasung, Kecamatan Hulu.

Jembatan Gantung Desa Lasung Tanahbumbu Miring, Akses Petani Terganggu
Dari BPBD Tanahbumbu untuk BPost
Kondisi jembatan gantung wilayah Lasung, Kusan Hulu miring pasca hujan deras beberapa hari lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Intensitas hujan cukup tinggi terjadi beberapa hari ini merendam puluhan rumah di empat wilayah di Kabupaten Tanahbumbu. Bahkan berdampak pada kerusakan sebuah jembatan di wilayah Lasung, Kecamatan Hulu.

Kondisi jembatan gantung mengalami kemiringan akibat dihantam sampah terbawa arus deras sungai Lasung, pascaterjadi hujan intensitas cukup tinggi di wilayah itu.

Terjadinya kemiringan fisik jembatan gantung disebabkan sleng penahan tergeser, karena hantaman sampah. Membuat akses warga terganggu, sebab jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanahbumbu, Abdul Rahim membenarkan, pascaterjadi intensitas hujan cukup tinggi beberapa hari tadi merusak jembatan di wilayah Lasung, Kecamatan Kusan Hulu.

Baca: Fakta Baru Terkuak Saat Ibu Citra Monica Bicara Video Ifan Seventeen digerebek yang Viral di Medsos

Baca: Bawa Konsep Baru, Suzuki Ertiga Luncurkan Varian Baru Khusus untuk Taksi

Baca: Perlakuan Suami Krisdayanti pada Putra Anang Hermansyah, Azriel yang Sungkem ke Raul Lemos Disorot

Baca: Bagikan Uang untuk Anak-Anak di Hari Idul Fitri Hingga Jutaan Rupian, Begini Alasan Mandra

Abdul Rahim juga mengakui, kemiringan jembatan memutus akses warga khususnya yang bertani karena tidak bisa dilalui baik pejalan kaki. Terlebih kendaraan roda dua.

"Hari Senin nanti bersama dengan Dinas PUPR ke lapangan melihat kondisi. Jembatan akses utama petani," katanya kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (7/6/2019).

Abdul Rahim menambahkan, pascaterjadi intensitas hujan cukup tinggi. Puluhan rumah warga di wilayah Bulurejo, Satui dan Karang Bintang sempat terendam.

Meski demikian kejadian itu tidak sempay mengganggu aktivitas warga. Sebab air dengan cepat surut. Bahkan kondisinya sudah kembali normal.

Berdasar pantauan BPBD Kabupaten Tanahbumbu, menjadi penyebab puluhan rumah terendam karena curah hujan cukup tinggi mengguyur wilayah itu bersamaan dengan air laut pasang.

"Karena dorongan air laut kuat bersamaan air gunung turun, sehingga air meluap. Tapi bila air laut surut, maka dengan cepat juga surut," jelas Abdul Rahim kepada banjarmasinpost.co.id melalui telepon genggamnya.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved