Berita HSS

Mabuk-Mabukan, Pedagang di Pasar Agrobisnis Ini Lakukan Penusukan Hingga Korbannya Tewas

Rahman (25), warga Desa Tawia juga mengalami luka tusuk meninggal dunia. Zainal Abidin (27),mengalami luka berat

Mabuk-Mabukan, Pedagang di Pasar Agrobisnis Ini Lakukan Penusukan Hingga Korbannya Tewas
Dari Humas Polres HSS untuk BPost
Tersangka pelaku penganiayaan berat, Ruslan 

Disebutkan, berdasarkan pengakuan tersangka, motif menganiaya korban hingga salah satu korban tewas, karena sakit hati dengan korban, Zainal.

Peristiwa penganiayaan sendiri berawal saat tersangka nongkrong di Pasar Agrobisnis Taniran, sambil mabuk-mabukan. Selanjutnya terjadi selisih paham dengan Zainal.

" Saat cekcok itu, korban Zainal mencekik leher tersangka. Di saat bersamaan tersangka mengeluarkan senjata tajam, dan menusukkannya ke bagian Ulu hati Zainal.

Kkemudian, tusukan pisau mengenai lengan sebelah kanan dan kiri serta bagian hidung sebelah kiri.

"Disaat itu pula datang Rahman untuk melerai perkelahian tak seimbang tersebut, karena tersangka main senjata tajam,"kata Gandhi.

Namun, nahas bagi Rahman, dia malah kena tusukan yang diperkirakan tepat mengenai bagian jantung.

Usai menusuk Rahman, tersangka langsung melarikan diri. 

Baca: Penampilan Mencolok Nia Ramadhani Berlebaran Bersama Keluarga Ardi Bakrie Jadi Sorotan

Baca: Perlakuan Suami Krisdayanti pada Putra Anang Hermansyah, Azriel yang Sungkem ke Raul Lemos Disorot

Baca: Bawa Konsep Baru, Suzuki Ertiga Luncurkan Varian Baru Khusus untuk Taksi

Zainal dilarikan ke Puukesmas Angkinang, sedangkan Rahman tewas di perjalanan menuru Rs H Hasan Basri Kandangan.

Tersangka, yang sudah berhasil dibekuk anggota Polsek Angkinang dan Unit Jatanras Satreskrim Polres HSS hingga kini masih dalam penyidikan penyidik Polres HSS.

Dia dikenakan pasal tentang penganiayaan berat yang menyebabkan matinya orang lain.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved