Bisnis

Boikot Huawei, Google Nilai Justru Beresiko Rugikan Amerika Serikat, Simak Penjelasannya

Alphabet Inc. menyatakan keamanan Amerika Serikat (AS) justru bisa terganggu jika Washington memaksakan boikot atas produk Huawei

Boikot Huawei, Google Nilai Justru Beresiko Rugikan Amerika Serikat, Simak Penjelasannya
Istimewa/3g.co.uk
Huawei P30 Pro 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON - Kebijakan Amerika Serikat (AS) justru memunculkan kekhawatiran baru terhadap keamanan negeri Paman Sam.

Alphabet Inc. menyatakan keamanan Amerika Serikat (AS) justru bisa terganggu jika Washington memaksakan boikot atas produk Huawei.

Perusahaan raksasa informasi dan teknologi (IT) itu cemas jika Google, yang merupakan unit usahanya, terlarang oleh hukum AS untuk memperbarui sistim operasi Android yang ada di ponsel buatan Huawei.

Pemerintah AS pada 16 Mei lalu menempatkan Huawei dan 20 unit usahanya ke dalam daftar perusahaan yang dianggap merugikan kepentingan AS.

Itu berarti, perusahaan yang berbasis di AS, termasuk raksasa-raksasa pembuat piranti lunak, seperti Google dan Facebook, terlarang untuk melakukan hubungan dagang dengan Grup Huawei, tanpa izin dari Pemerintah AS.

Baca: Banjir Samarinda Kaltim, Warga Minim Bantuan, Makan Kue Lebaran, Pilih Bertahan di Rumah

Baca: Berkah Lebaran, Putri Aura Dapat Saweran Berupa Uang Dollar

Baca: Kapal Kargo KM Mentari Selaras, Terbakar di Perairan Waingapu NTT, Begini Kronologinya

Baca: 139 Wisatawan di Pantai Selatan Tersengat Ubur-ubur, Korban Kebanyakan Anak-anak

Namun karena larangan itu sulit dilakukan segera, Pemerintah AS merilis izin sementara bagi mitra Huawei asal AS selama 90 hari.

Jadi, baru pada Agustus mendatang, vendor asal AS tak lagi bisa memasok Huawei.

Nah, Alpabhet menilai larangan ini justru akan membuka celah bagi aksi peretasan.  

Jika Google, yang merupakan anak usahanya tak lagi bisa memperbarui sistim operasi yang terlanjur terpasang di ponsel-ponsel Huawei yang sudah beredar di pasar, maka besar kemungkinan Huawei akan mengotak-atik piranti lunak di produknya.

Dan jika prediksi itu benar terjadi, maka akan ada banyak  ponsel dengan sistim operasi Android yang sudah dimodifikasi Huawei.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved