Kotabaru

Hujan Lebat dan Tanah Longsor, Sekitar 100 Rumah di Pulaulaut Kotabaru Terendam Banjir

sekitar 100-an lebih rumah di Kecamatan Pulau Laut Utara dan Pulau Laut Tengah Kotabaru, terendam banjir mulai dari ketinggian 30 cm, 1 meter hingga r

Hujan Lebat dan Tanah Longsor, Sekitar 100 Rumah di Pulaulaut Kotabaru Terendam Banjir
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Petugas dan sukarelawan bergotong royong membuka jalan yang terkena tanah longsor di Pulauluat Kotabaru, Sabtu (8/6/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Akibat hujan lebat yang melanda di wilayah Kabupaten Kotabaru, sekitar 100-an lebih rumah di Kecamatan Pulau Laut Utara dan Pulau Laut Tengah Kotabaru, terendam banjir, Sabtu (8/6/2019). 

Ketinggian air mulai 1 meter hingga merendam sebagian bangunan rumah warga.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, inilah wilayah yang terendam banjir.

Selain banjir, hujan lebat juga mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Pulaulaut Kotabaru.

Di Kecamatan Pulau Laut Utara di antaranya di Desa Gunung Sari rt 1 sebanyak 9 buah terendam total, Sungai Cupi Desa Stagen Kotabaru, 33 rumah yang terdampak banjir, 1 buah rumah terjebak longsor dan hancur di RT 5.

Baca: Jalan Poros di Kotabaru Terendam Banjir, Polres Kotabaru Langsung Turun Atur Jalan

Sementara di Kecamatan Pulau Laut Tengah Di desa Sungai Pasir sekitar 50 rumah dengan ketinggian 1 hingga 2 meter.

Di Kecamatan Pulau Laut Timur di Jalan Teluk Gosong longsor, Teluk Masjid Desa Brangas terdampak banjir sekitar 40 buah rumah ketinggian air sekitar 50 cm.

"Sementara ini data yang terdampak banjir. Kami sudah membantu melakukan evakuasi dan dan mengerahkan speedboat untuk evakuasi pengungsi yang terdampak banjir, " kata Kepala BPBD Kotabaru H Rusian Ahmadijaya melalui Kasi Kedaruratannya, Saparuddin, Sabtu (8/6/19).

Ratusan rumah terendam banjir di Kecamatan Pulaulaut Tengah dan Pulaulaut Utara, Kotabaru, Sabtu (8/5/2019).
Ratusan rumah terendam banjir di Kecamatan Pulaulaut Tengah dan Pulaulaut Utara, Kotabaru, Sabtu (8/5/2019). (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Dia juga mengatakan, banjir yang terjadi ini diakibatkan intensitas hujan yang tinggi bahkan selama 3 hari berturut. Akibatnya, banjir tak terbendung lagi dan sejumlah wilayah terkena banjir.

"Kita berharap hujan tak turun lagi sehingga keadaan kembali normal, " katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved