Lifestyle

Idul Fitri Momen Kenalkan Silaturahmi Kepada Anak, Tapi Sebaiknya Hindarkan Lakukan Ini Kepada Anak

Silaturahmi selama Idul Fitri bisa jadi menjadi moment mengenalkan tradisi silaturahmi kepada anak-anak.

Idul Fitri Momen Kenalkan Silaturahmi Kepada Anak, Tapi Sebaiknya Hindarkan Lakukan Ini Kepada Anak
BANJARMASIN POST GROUP/FRANS
SILATURAHMI - Danrem 101/Antasari, Kol Inf M Syech Ismed (merah) saat bersilaturahmi open house Idul Fitri di kediaman HG (P) Rusdi Effendi AR. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Silaturahmi merupakan tradisi yang begitu kental dirasakan saat lebaran Idul Fitri.

Satu keluarga saling mengunjungi ke keluarga lainnya dan saling bermaafan menjadi bagian yang tidak terelakan.

Silaturahmi selama Idul Fitri bisa jadi menjadi moment mengenalkan tradisi silaturahmi kepada anak-anak.

Firda Yuserina MPsi, Psikolog ULM mengatakan, sebenarnya tidak ada batasan umur kapan harus mengajarkan silaturahmi kepada anak, tapi bisa dimulai sedini mungkin.

Ketika lebaran misalnya, bawa aja anak ikut silaturahmi. Jadi anak mengenal bahwa setiap lebaran ada tradisi yang memang harus ia ikuti.

Tapi tetap perhatikan kondisi anak, jika anak meminta untuk pulang karena ngantuk atau lapar atau karena merasa gerah (baju lebaran biasanya kan lebih tertutup) jangan dipaksa.

Baca: Bolos Kerja 10 Juni 2019, Kemenpan RB Warning ASN, Sanksinya Bisa Pemotongan Tunjangan Kinerja

Baca: Ingin Jadi Turis Luar Angksa ke ISS, NASA Patok Biaya Akomodasi Rp 499 Juta per Malam

Baca: Waspada, Ini 6 Daftar Gangguan Kesehatan yang ditandai Sering Menguap

Baca: Diblokir Google Play Store Ponsel Huawei Terbaru Tak Bisa WhatsApp, Facebook, Instagram

Takutnya anak nanti menilai kegiatan silaturahmi keluarga itu kegiatan yang menyebalkan.

Jika anak kita masih kecil dan tidak mau disuruh salim (bersalaman), ya jangan dipaksa. Kalau misalnya ada anggota keluarga yang memaksa untuk anak harus salim, berikan pengertian.

Firda Yuserina MPsi, Psikolog ULM
Firda Yuserina MPsi, Psikolog ULM (istimewa)

Sebenarnya sopan santun dengan yang lebih tua tidak hanya dengan salim, bisa dengan tidak lari-lari di depan orangtua, tidak melangkahi makanan, tidak berteriak kepada yang lebih tua dan lainnya.

Baca: Chip Pembaca Pikiran Temuan Ilmuwan China ini Pertama Didunia

Baca: Reino Barack Bongkar Nama Syahrini di dalam Handphonenya, Ternyata Bukan Pirncess Apalagi Incess

Baca: Hasil Semifinal Australian Open 2019, Jonatan Christie ke Final, Tantang Anthony Sinisuka Ginting

Ada beberapa anak yang memang akhirnya risih karena harus selalu salim atau cium tangan di setiap silaturahmi.

Intinya buat kegiatan silaturahmi menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk anak.

Salah satunya mengajarkan anak untuk sosialisasi, akrab dengan keluarga, menjaga attitude, menjadi praktek sopan santun secara langsung dan lainnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved