Berita Kabupaten Banjar

Akan ada Jalan Alternatif ke Makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjary, Permudah dari Kalteng dan Kalsel

Mulai 2018 ini, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas PUPR Kabupaten Banjar membangun jalan alternatif makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjary.

Akan ada Jalan Alternatif ke Makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjary, Permudah dari Kalteng dan Kalsel
istimewa
M Yasin Toyib 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -- Haul Syekh Muhammad Arsyad Albanjary di Desa Dalampagar Martapura Timur Kabupaten Banjar Kalsel setiap tahunnya selalu dipadati jamaah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri.

Mulai 2018 ini, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas PUPR Kabupaten Banjar membangun jalan alternatif makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjary.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Banjar, M Solhan mengatakan, pembangunan jalan alternatif tersebut merupakan ranah Dinas PUPR Provinsi Kalsel. Dirinya membenarkan ada yang dibebaskan, namun tidak mengikuti prosesnya.

"Kami cuma menunjukkan lokasi dan membantu mengenai kepemilikannya saja. Memilih lokasi untuk membuat jalan alternatif ke makam Datuk Kelampayan karena kami sudah punya fasilitas jembatan rangka baja Sei Kitano itu," katanya, Minggu (9/6/2019).

Baca: Sampah Belum Terangkut, Warga Dalampagar Kabupatn Banjar Waswas Jelang Haul Datu Kelampayan

Maka menurutnya, alangkah baiknya diluruskan menuju ke Kelampayan, karena dengan dibangunnya jalan alternatif tersebut akan memperpendek jarak tempuh dan alternatif akses jalan ke depannya menuju Kelampayan. Bagi yang dari Banjarmasin nantinya bisa melewati Jalan Sungai Lulut, Martapura Lama.

Dengan dibangunnya jalan alternatif tersebut, juga mengurai kemacetan di Jalan A Yani. Bahkan yang dari Kalteng Palangkaraya dan Barito Kuala bisa juga menggunakan jalan tersebut menuju Kelampayan kemudian meneruskan perjalanan ke arah hulu sungai atau sebaliknya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalsel, M Yasin Toyib mengatakan, perencanaan pembangunan jalan alternatif makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjary mulai tahun 2018 ini Detail Enginering Design (DED) nya, total panjang jalan 5,2 kilometer.

Dia menjelaskan, karena merupakan jalan baru sehingga membutuhkan angaran Rp 90 miliar, dan tahun ini dianggarkan kurang lebih Rp 19 miliar dengan pengerjaan panjangnya 1,2 kilometer dan sisanya akan dilanjutkan tahun depan lagi meneruskan pembangunan jalan alternatif tersebut.

Baca: NEWSVIDEO : Inilah Tempat Tidur Peninggalan Datu Kelampayan di Dalampagar Martapura

"Tujuan pembangunan jalan alternatif makam Datu Kelampayan adalah untuk mengembangkan kawasan wisata religi, yang mana untuk kawasan Kelampayan ini sudah ada masterplannya di Bappeda Kalsel. Tentunya pula membuat jalan alternatif baru ini mengurai kemacetan menuju wisata religi Kelampayan," jelasnya.

Dia menambahkan, pembangunan jalan baru alternatif makam Datu Kelampayan sesuai dengan visi misi Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang mana salah satu infrastruktur strategis yang akan dibangun adalah jalan alternatif menuju kawasan warisan sejarah religi di Kalsel, diantaranya makam Datuk Kelampayan.

"Dengan terbangun jalan ini, maka konektifitas menuju kawasan makam Datu Kelampayan akan semakin lancar dan semoga kawasan Kelampayan akan semakin berkembang," harap Yasin.

Info didapat, pembangunan jalan alternatif makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjaryi ini sudah kontrak dengan nilai sekitar Rp 18 miliar yang mana pemenangnya adalah PT Salamandra Petramulya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved