Berita Tanahbumbu

Banjir Masih Merendam, Munawaroh Mengungsi di Balai Desa, Keluhkan Pusing dan Terserang Batuk

Siti Munawaroh (40) seorang korban banjir terjadi di Desa Dukuhrejo, Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanahbumbu harus mengungsi kantor balai desa

Banjir Masih Merendam, Munawaroh Mengungsi di Balai Desa,  Keluhkan Pusing dan Terserang Batuk
istimewa
Kondisi para pengungsi korban banjir di Desa Dukuhrejo, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Siti Munawaroh (40) seorang korban banjir terjadi di Desa Dukuhrejo, Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanahbumbu harus mengungsi kantor balai desa.

Sebelumnya Munawaroh menginap di masjid berjarak 100 meter dari tempat tinggalnya.

Bersama dengan seorang anak dan orangtuanya, Munawaroh terpaksa tetap harus tinggal di posko pengungsian (Balai Desa) lantaran air setinggi dua meter masih merendam rumahnya.

Selain Munawaroh, beberapa kepala keluarga (KK) lainnya dari Dukuhrejo masih mengungsi di balai desa karena lokasinya lebih aman dari titik banjir pascahujan deras terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Melalui sambungan telepon, Munawaroh mengaku tidak cuma merasakan mumut karena ketinggian air masih mengepung rumahnya. Namun ibu dikarunia tiga orang anak ini, mulai terserang batuk.

"Alhamdulillah fisik sehat. Cuman mumet dan mulai kena batuk-batuk," ucapnya polos kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (9/6/2019).

Baca: Akses Sangatta-Bontang Terhalang Banjir, Ratusan Kendaraan Tak Bisa Melintas

Baca: Sejumlah Titik Jalan di Kotabaru yang Sempat Tergenang Banjir Kering, Arus Mudik Kembali Lancar

Baca: Warisan Krisdayanti untuk Aurel yang Disiapkan Meski Tinggal Bersama Ashanty dan Anang Hermansyah

Baca: Jonatan Christie Juara! Hasil Final Australian Open 2019 : Kalahkan Anthony Ginting, Jonatan Juara

Baca: Buntut Pelarangan Huawei, China Dikabarkan Bakal Larang Ekspor Produk Teknologi ke AS

Betapa tidak rasa mumet menggelayuti perasaan Munawaroh, karena banjir yang merendam rumah mereka sudah terjadi dalam sepekan ini.

"Sebelum lebaran banjir. Sempat dua hari, kemudian surut. Sehari setelah lebaran, eh banjir lagi," kata Munawaroh.

Terlebih membuat Munawaroh pusing, saat banjir mendadak mengepung rumahnya berada di RT 09, desa Dukuhrejo, selain hanya pakaian selembar di badan.

Namun barang-barang berharga miliknya seperti televisi, kasur dan lainnya semua habis terendam air setinggi jendela rumah.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved