Berita Nasional

Ini Alasan Wasekjen Demokrat Minta Prabowo dan Jokowi Bubarkan Parpol Koalisi Pilpres 2019

Wakil Sekjen Partai Demokrat mengusulkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo segera membubarkan koalisi partai politik pendukung di Pilpres 2019

Ini Alasan Wasekjen Demokrat Minta Prabowo dan Jokowi Bubarkan Parpol Koalisi Pilpres 2019
Tribun-video.com/Monica
Hasil survei elektabilitas terbaru Jokowi-Ma'ruf Amin vs Prabowo-Sandi enam hari jelang pemungutan suara Pilpres 2019 dari berbagai lembaga survei. 

Saat Pilpres 2019, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin didukung PDI-P, Golkar, NasDem, PPP, PKB, Hanura, PSI, Perindo, dan PKPI.

Adapun pasangan Prabowo-Sandiaga didukung Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Partai Berkarya.

Partai Koalisi Prabowo

Sebelumnya, Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik mengusulkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto segera membubarkan koalisi partai politik pendukungnya.

Adapun parpol pendukung yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil dan Makmur yakni, Partai Gerindra, PKS, PAN, Berkarya dan Demokrat.

"Saya usul, Anda (Prabowo) segera bubarkan koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir," ujar Rachlan seperti dikutip dari akun Twitter-nya, @RachlandNashidik, Minggu (9/6/2019).

Baca: Hadapi Gugatan BPN Prabowo-Sandiaga di MK Terkait Hasil Pilpres, KPU Siapkan 20 Pengacara

Menurut Rachland, saat ini Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 telah usai.

Kendati Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo-Sandiaga mengajukan sengketa hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK), namun Rachlan menilai proses tersebut tidak melibatkan peran partai.

Oleh sebab itu, kata Rachlan, sebagai pemimpin koalisi Prabowo sebaiknya menggelar pertemuan resmi terakhir untuk membubarkan koalisi.

"Pak @Prabowo, Pemilu sudah usai. Gugatan ke MK adalah gugatan pasangan Capres. Tak melibatkan peran Partai," kata Rachlan.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved