Berita Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Normalisasi Sungai Jaga Baya, Dinas PUPR Ungkap Kegunaanya

Sungai Jaga Baya, Kuin Utara, Banjarmasin, kini menjadi satu sungai yang dituju oleh Dinas PUPR Kota Banjarmasin untuk dinormalisasi

Pemko Banjarmasin Normalisasi Sungai Jaga Baya, Dinas PUPR Ungkap Kegunaanya
Dari Dinas PUPR Banjarmasin untuk BPost
Sejumlah pekerja melakukan normalisasi Sungai Jaga Baya secara manual 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sungai Jaga Baya, Kuin Utara, Banjarmasin, kini menjadi satu sungai yang dituju oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin untuk dinormalisasi.

Sungai yang terhubung dengan Sungai Kuin itu, ditemukan masih ada bagian yang tertutup atau mengecil. Bahkan sebagian masyarakat pun tidak melihat aliran sungai yang berada di dekat Masjid Sultan Surianyah Banjarmasin tersebut.

Kepala Bidang Sungai, Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathoni menyampaikan, karena ada bagian sungai yang hampir tak terlihat, pihaknya pun melakukan normalisasi di area tersebut.

Harapannya, setelah dinormalisasi nantinya akan bisa dijadikan sebagai lalu lintas transportasi sungai.

Sebagian besar Sungai Jaga Baya memang terbuka dan cukup lebar untuk dilintasi. Bahkan sering dilewati oleh masyarakat.

Baca: Banjir Masih Merendam, Munawaroh Mengungsi di Balai Desa, Keluhkan Pusing dan Terserang Batuk

Baca: Akses Sangatta-Bontang Terhalang Banjir, Ratusan Kendaraan Tak Bisa Melintas

Baca: Sejumlah Titik Jalan di Kotabaru yang Sempat Tergenang Banjir Kering, Arus Mudik Kembali Lancar

Baca: Jonatan Christie Juara! Hasil Final Australian Open 2019 : Kalahkan Anthony Ginting, Jonatan Juara

Dengan begitu, normalisasi bagian sungai yang tertutup pun diharapkan bisa membantu jalur transportasi.

Tujuan dilakukan normalisasi pada sungai tersebut ujar Thoni yakni untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai pengendali banjir.

Khususnya pada kawasan permukinan di sekitar Sungai Jaga Baya yang mengalir di Kuin Utara.

Selain itu jelasnya juga untuk menghidupkan kembali bagian Sungai Jaga Baya yang tertutup. Sehingga bsia menjadi jalur transportasi air.

“Pengerukan itu juga bermanfaat untuk menambah daya tampung debit sungai dikala musim hujan dan pasang tertinggi,” jelas Thoni.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved